UMY Salurkan Takjil 4.000 Porsi Setiap Hari bagi Mahasiswa

share on:
Penyaluran Takjil bagi mahasiswa yang diselenggarakan UMY, Rabu (18/2/2026) sore || YP-ist

Yogapos.com (BANTUL) - Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Dr Achmad Nurmandi mengatakan program pembagian takjil gratis bagi mahasiswa UMY rutin dilaksanakan setiap Ramadhan dengan mempertimbangkan aktivitas mahasiswa.

BACA JUGADanrem Sampaikan Rencana Pembentukan Kodam di DIY

‎Penegasan tersebut disampaikan disela acara pembagian takjil pada hari pertama Ramadhan yang diselenggarakan UMY, di Masjid KH Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY, Jalan Ringroad Barat, Bantul, Rabu (18/2/2026).Pembagian takjil sebanyak 4.000 porsi per hari ini akan terus berlangsung selama 20 hari kedepan.

BACA JUGA: Dukung Ketahanan Pangan, Pemkal Sukoharjo Tanam Jangung di Lahan Seluas 2,7 Hektar

“Program ini dijalankan setiap hari selama kurang lebih 20 hari. Biasanya memasuki 10 hari terakhir, sebagian mahasiswa sudah mulai mudik sehingga pada hari ke-15 dan seterusnya jumlah penerima cenderung menurun. Rata-rata pelaksanaan efektif pada 20 hari awal Ramadan karena saat itu mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus,” jelasnya.

BACA JUGA: Awal Ramadhan Kembali Berbeda, Pemerintah Dinilai Gagal Menjadi Otoritas Pemersatu

‎Menurutnya, dari sisi kualitas makanan, Nurmandi menjelaskan bahwa menu yang dibagikan tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan gizi, seperti protein, vitamin, karbohidrat, serta unsur nutrisi lainnya.

BACA JUGA: Apakah Tuhan Boleh Dilukis?

‎“Menunya kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa,” ungkapnya.

BACA JUGA: IFI Yogyakarta Gelar Pameran Tunggal 'Road To Igo' Karya Igo Rizkullah

‎Salah satu mahasiswa UMY, Program Studi Keperawatan angkatan 2023, Laila Alfi yang turut antre untuk mengambil takjil mengatakan layanan drive thru memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dengan mobilitas yang berbeda.

BACA JUGA: Jogja Fashion Week 2026 akan Hadirkan 1.000 Karya Adiluhung Desainer Profesional

‎“Menurut saya sangat membantu. Dengan adanya dua layanan, justru lebih mempermudah. Mahasiswa yang membawa kendaraan bisa langsung mengambil tanpa harus turun. Sementara yang tidak membawa kendaraan tetap bisa mendapatkan takjil di masjid," katanya.

BACA JUGA: Tim Advokasi Peduli Hukum Ajukan Permohonan Uji Materi Permensos Nomor 3 Tahun 2026

‎Selain itu, tandas dia, mahasiswa juga bisa sekalian mengikuti pengajian atau berkumpul dengan teman. Jadi opsinya banyak dan memudahkan,” tambahnya lagi.

‎Laila berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang karena dinilai memberikan dampak positif bagi mahasiswa. (*/inm)


share on: