Upacara Hardiknas, Ketua PN Sleman: Pendidikan Membentuk Manusia Berkarakter

share on:
Pramuka peserta Upacara Hardiknas di Sleman || YP-Agung DP

Yogyapos.com (SLEMAN) - Ketua Pengadilan Negeri Sleman Wari Juniati SH MH mengatakan Hari Pendidikan Nasiional (Harpenas) menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

BACA JUGA: Bermula Hubungan Asmara Kini Saling Berperkara, RJ Masih Wacana

Pernyataan tersebut disampaikan Wari saat menjadi Inspektur Upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026, di Lapangan Pemda Sleman, Rabu (20/5).

BACA JUGA: Empat Pengeroyok Satpam PKU Muhammadiyah Nanggulan Divonis 1 Tahun

Hardiknas kali ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk bergotong royong menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata.

BACA JUGA: Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Terlibat Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman

Pendidikan, lanjut dia, memiliki peran strategis, tidak hanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

BACA JUGA: Terungkap! Tersangka Pencuri Perangkat Gamelan Milik UGM Seorang Residivis

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat harus berjalan beriringan menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” tegas Wari.

ASN peserta upacara || YP-Agung DP

Selain memperingati Hardiknas, upacara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan zaman.

BACA JUGA: TMMD ke-128 Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Temanggung Resmi Ditutup, Ini Hasilnya

Semangat Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari kesadaran kolektif untuk bersatu, berpikir maju, serta terus berinovasi. Tantangan bangsa saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan bagaimana membangun kedaulatan pengetahuan, teknologi, dan karakter di tengah perkembangan era digital.

BACA JUGA: Retribusi TNGM Tembus Rp 1,1 M, Kunjungan Wisatawan Meningkat

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui nilai-nilai budaya lokal dengan filosofi “Mulat Sarira Lumangkahing Jumangkah Jatraning Laku”. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya mawas diri, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah kehidupan.

BACA JUGA: Touring Melintas Wonogiri, Silakan Mampir Resto Rica-rica Kambing Pak Asoi

“Melalui filosofi tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus membangun budaya belajar, budaya disiplin, budaya gotong royong, dan budaya inovasi. Karena kebangkitan bangsa sesungguhnya dimulai dari kualitas manusianya,” lanjutnya.

Upacara ini juga memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.

BACA JUGA: BNNP DIY Tangkap Pengedar Sabu dan Musnahkan BB Narkoba

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, tetapi juga menjadi sumber daya strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Arsip berperan sebagai penjaga memori kolektif, sumber data dan informasi, serta fondasi dalam pengambilan keputusan dan pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.

BACA JUGA: La Nyalla Mattalitti: PBMI Merupakan Induk Organisasi Olahraga Muathay di Indonesia

Peringatan ketiga momentum nasional tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kebangkitan nasional, dan kearsipan, guna mewujudkan Kabupaten Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban. (*/Agn)


share on: