Wakapolda DIY Brigjen Pol Adi Vivid A.B Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra

share on:
Wakapolda DIY Brigjen Pol Adi Vivid A.B membacakan amanat Kapolda Irjen Pol Suwondo Nainggolan dalam apel gelar pasukan, Senin (14/10/2024) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Polda DIY mengadakan apel gelar pasukan ‘Operasi Zebra Progo 2024’ dipimpin Wakapolda Brigjen Pol Adi Vivid A.B, di halaman Mapolda DIY,  Senin (14/10/2024). 

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan melalui amanatnya yang dibacakan oleh Wakapolda DIY mengungkapkan, lalu lintas sebagai urat nadi kehidupan merupakan kunci produktivitas masyarakat yang mencerminkan budaya dan cermin tingkat kemajuan peradaban suatu bangsa yang harus diselenggarakan dengan aman, selamat, tertib, dan lancar.

“Namun demikian, aspek keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas masih sering diabaikan oleh para pengguna jalan dengan melakukan pelanggaran lalu lintas yang berdampak terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Wakapolda.

Hal tersebut menjadi bahan evaluasi dalam menentukan upaya upaya Kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar peduli akan keselamatan bagi dirinya dan juga orang lain. Disampaikan pula agar selalu meniatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada tuhan Yang Maha Esa dan senantiasa melaksanakan secara tulus dan ikhlas demi kemanusiaan.

“Selamat melaksanakan tugas Operasi Zebra Progo 2024 semoga Tuhan YME senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara,” tuturnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal menjelaskan fokus utama pada operasi kali ini yaitu menekan angka kecelakaan lalu lintas yang berawal dari pelanggaran. 

“Untuk itu dari 980 personel yang terlibat akan dibagi menjadi satgas preemtif, satgas preventif, satgas penegakan hukum dan satgas bantuan operasi,”jelas Alfian. 

Kombes Alfian mengatakan bahwa terdapat porsi pelaksanaan masing-masing satgas yang telah ditentukan selama operasi berlangsung. Pada 14 - 20 Oktober untuk Satgas Preemtif dan Preventif masing-masing sebanyak 40 persen serta Satgas Gakkum sebanyak 20 persen.

“Untuk tanggal 21 sampai 27 Oktober untuk satgas preemtif dan preventif masing-masing 25 persen serta satgas gakkum 50 persen,” sebutnya.

Lebih lanjut, Dirlantas berpesan kepada masyarakat maupun pengguna jalan untuk tertib berbudaya lalu lintas dalam kesadaran saat berkendara dan patuh selama operasi berlangsung. 

“Semoga masyarakat dapat tertib berbudaya dalam berlalu lintas sesuai dengan Yogyakarta yang istimewa,” tandasnya. (*/Opo) 


share on: