Warung 'Tik Tok Jogja' Usung Green Industrial Millenial

share on:
Nike Christin || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYA) - Bicara tempat kuliner, beragam konsep yang ditawarkan untuk memikat pengunjung. Ada yang mengusung tema pemandangan alam, kolam, sungai dan masih banyak lagi. Namun berbeda dengan tema yang diusung oleh pengelola kuliner ‘Warung Tik Tok Jogja’, di Gejayan 55 Kota Yogyakarta.  

Warung tersebut, oleh pemrakarsanya, didesain menjadi sebuah pusat kuliner dengan konsep Green Industrial Milenial. Menyajikan menu-menu spesial racikan sejumlah UMKM yang bergerak dibidang kuliner.

“Industerial itu identik dengan natural, jadi kita mengedepankan sesuatu yang alami, dapat dilihat dari bangunan yang masih nampak batu-bata dan semen, terus ditambah dengan green yakni terdapat hijau-hijau, supaya asri dan nyaman, harapanya masyarakat yang datang di sini bener- bener nyaman,” ungkap pengelola Warung Tik Tok Jogja, Nike Christin kepada yogyapos.com, Jumat (29/4/2021).

Sedangkan konsep milenial, lanjut dia, digali dari fakta bahwa letak warung ini sangat strategis diantara kampus ternama di kota pelajar ini, upaya pemberdayaan masyarakat juga ditonjolkan.

“Warung ini sangat strategis, sangat dekat dengan sejumlah kampus diantaranya UGM, UNY, Sanata Dharma, ini namanya warung Tik Tok full arena, jadi kita itu sebetulnya untuk masalah kuliner itu yang second nya atau keduanya, jadi di sini dikonsep untuk penyelengaraan berbagai event atau acara diperuntukan bagi segala kalangan dan pemberdayaan masyarakat dengan menjalin kerjasama dengan Pemerintah,” ujarnya.

Dikatakannya, prioritas menu yang disajikan jauh dari brand-brand yang terkenal, prioritasnya ingin mengakomodir dan mendukung program pemerintah, sejak soft launching pada 7 April 2021 lalu, hingga saat ini dapat memberdayakan tenaga kerja sekitar 100 orang per hari.

“Kita mau star up membantu program pemerintah dalam peningkatan ekonomi setelah setahun pandemi covid-19, UKM kita akomodir di sini dengan dilakukan seleksi per tiga bulan, saat ini ada 30 UMKM yang kita sediakan space dan menu makanan, sedangkan minuman kita pegang sendiri dari pihak managemen, kita punya coffee shop dengan menu minuman lengkap,” katanya.

Waktu operasional juga telah dikonsultasikan dengan Satgas Covid-19. Pihaknya mematuhi protokol kesehatan, buka mulai Pukul 11.00 hingga 22.00 WIB untuk menu makanan, sedang menu minuman kita diizinkan bisa buka sampai dengan Jam 24.00 WIB,” tuturnya. (Eko Purwono)

 

 

 

 

 

 

 

 


share on: