Wayang Ikut Memeriahkan Takbir Keliling di Padukuhan Cilikan

share on:

Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar...

Laa ilaha ilallahu Allahu akbar...

Allahu akbar wa lillahil hamdu...

Yogyapos.com (SLEMAN) - Suara takbir dilantunkan oleh anak-anak dan remaja warga Padukuhan Cilikan Kalurahan Umbulmartani Kapanewon Ngemplak Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (21/4/2023) malam.

Anak-anak dengan rentang usia antara empat hingga 14 tahun unjuk hasil karya lukisan cat minyak di atas spoin melalui takbir keliling. 

Mereka bertakbir seraya mengusung lukisan hasil karya masing-masing, berjalan kaki mengitari kawasan padukuhan tersebut. Suasana takbir pun terdengar ritmis oleh tetabuhan memanfaatkan instrumen sederhana dari beragam perkakas serba bekas, seperti bejana galon, kaleng biskuit, drum, kentongan, dan lainnya.

Sementara, puluhan remaja mengusung wayang Milehnium yang dibuat dari aluminium karya perupa Ki Mujar Sangkerta.

Ki Mujar Sangkerta mengatakan, lukisan yang diusung anak-anak merupakan karya mereka dari hasil mengikuti workshop melukis yang diselenggarakan Yayasan Kalimasada, Sleman, DIY. Selain workshop melukis, anak-anak juga mengikuti workshop pantomim bersama seniman pantomim Reza. 

“Kami mengadakan workshop melukis dan pantomim ini untuk mengawali kegiatan yang diinisiasi teman-teman seniman lintas profesi dan kompetensi yang tergabung di Yayasan Kalimasada. Kelak, kami juga akan menyelenggarakan festival atau kegiatan literasi lainnya,” ujarnya di sela-sela mengampu kegiatan tersebut.

Warga Cilikan, Apak Hariyanto yang juga Pengurus masjid di Cilikan menjadi cucuk lampah atau pemandu bagi anak-anak dan remaja Padukuhan Cilikan melewati rute takbir jalan kaki menyusuri jalan dusun setempat. (R Toto Sugiharto)


share on: