Yogyapos.com (SLEMAN) - Fenomena alam berupa tetesan air menyerupai hujan bersumber dari salah satu pohon di wilayah Kapanewon Tempel, Sleman terkesan unik dan menimbulkan daya tarik bagi masyarakat.
Pohon yang tumbuh subur di Padukuhan Jetis, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman ini mengeluarkan titik-titik air atau percikan air saat malam hari. Hingga sebagian warga menyebut ‘Pohon Menangis’.
Penelusuran yogyapos.com di lokasi, Senin (9/11/2020) malam, masyarakat terlihat berbondong- bondong menyaksikan keajaiban itu.
“Itu kalau tidak salah namanya pohon Wojo, keluar air seperti hujan, saat malam hari saja,” terang Kuatimin salah satu warga Jetis.
Dimintai pendapatnya, Dr Panji Sakti Basunanda SP MP selaku dosen jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan pada pohon tersebut terjadi Gutasi karena pembuluh kayu atau xylem, yang mengantarkan air dari akar ke bagian atas tumbuhan atau pohon, memiliki kemampuan memberikan tekanan air dari bawah ke atas.
“Di bagian tepi daun terdapat lubang-lubang kecil, namun bukan stomata, tetapi merupakan hidatoda namanya yakni tempat keluarnya air dari pembuluh kayu,” terang Panji.
Dijelaskan lebih mendalam, Gutasi diperlukan supaya aliran air tetap stabil tekanannya, dan terjadi paling sering di malam atau pagi hari.
"Mengapa tidak semua tumbuhan menunjukkan hal tersebut, sebenarnya semua berpotensi demikian, tetapi ada tumbuhan yg lubang hidatodanya banyak dan ada yang sedikit. Pada beberapa jenis pohon lain, seperti trembesi (Samanea sama) dan crut-crutan, juga dapat terjadi gejala serupa, tetapi sumber cairannya dari bunga,” ungkapnya. (Eko Purwono)
