Apel Bersama Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam Digelar di Mapolres Bantul

share on:
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi S menunjukkan sarana dan prasarana penanganan bencana alam di Mapolres Bantul, Senin (8/11/2020) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Antisipasi dan penanganan bencana alam di Wilayah DIY harus dilakukan dengan penuh keseriusan oleh para petugas, relawan masyarakat luas. Sehingga bisa meringankan beban bagi para korbannya atau warga terdampak bencana alam.

Demikian amanat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan oleh PJs Bapati Bantul yang juga selaku ikspektur upacara, Budi Wibowo pada Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Kabupaten Bantul 2020, di Mapolres Bantul, Senin (9/11/2020).

Gubernur menyatakan, untuk mengantisipasinya maka perlu pemetaan daerah dan situasi yang kemungkinan akan terjadi terkait dengan bencana alam.

“Ini semua harus dilakukan instansi terkait, para relawan dan masyarakat luas. Di DIY umumnya dan Bantul khususnya rawan bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang di saat musim bujan. Selain itu juga La Nina dan erupsi Gunung Merapi.

Tentang anggaran yang tersedia untuk penanganan bencana di Bantul telah tersedia sejumlah Rp 500 miliar.

Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi S, usai mengiikuti apel ini menyatakan jumlah personel, sarana prasarana dan koordinasi dngan semua pihak terkait kesiapsigaan kebencanaan sudah dilakukan.

“Personel yang siap diterjunkan dari seluruh Polsek dan Polres sebanyak sekitar 400 personil. Peralatan yang dibutuhkan termasuk gergaji kayu mesin, mobil patroli dan alat komunikasi telah disiapkan,”  kata Wachyu Tri Budi S.

Pada kesempatan apek itu, juga dilakukan pengecekan pasukan dan peralalatan dari Kepolisian, BPBD, Tagana, Sat Pol PP dan relawan oleh Forkompimda Bantul. (Supardi)

 


share on: