Yogayapos.com (BANTUL) - Sebagai upaya meningkatkan inovasi dan penguatan layanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memberikan penghargaan Bantul Inovation Award 2025 kepada para pelaku inovasi, di Warung Omah SawahTimbulharjo Sewon Bantul, dipimpin oleh Bupati H. Abdul Halim Muslih, Selasa (23/9/2025).
Pemberian penghargaan kali ini kepada enam kategori yaitu perangkat daerah, kapanewon, pendidikan, Puskesmas, kalurahan dan masyarakat umum.
BACA JUGA: Dokter Gadungan Diduga Nipu Pasien Ratusan Juta Rupiah dan Gelapkan Sertipikat
Untuk kriteria perangkat daerah juara satu diraih oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bantul. Juara 2 diraih Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul. Sedangkan Juara 3 adalah BPD Bantul.
Untuk kriteria Kapanewon juara satu Dlino, juara dua Banguntapan dan ketiga Jetis. Untuk kriteria pendidikan urutan juaranya SDN Kasihan, SMP Aisyiyah Bantul dan SDN Karanggayam.
Untuk kriteria umum (masyatakat) satu diantaranya kepada pelaku usaha nasi goreng gratis Yogya. Sedangkan untuk kreteria Kalurahan adalah.utsn juaranya Murgading Sanden, Pandowoharjo Sewon dan Mulyodadi Bambanglipuro.
"Meski Kabupaten Bantul sudah masuk pada kriteria nasional yaitu sangat inovatif di tahun 2024, namun diharapkan akan mampu meningkatkan prestasi menjadi terinovatif," ungkap Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dalam paparan pengarahannya.
BACA JUGA: Tim Tabur Kejati DIY Tangkap Terpidana KDRT Setelah Buron 14 Tahun
Bantul nantinya harus menjadi pusat dan percontohan innovatif bagi daerah lain. Sehingga para ASN terutama yang masih muda atau Gen Z harus menjadi pelopor inovasi.
"Itu maksud dan tujuannya untuk menghilangkan dan mengatasi rintangan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Maju dan tidaknya suatu daerah sangat bergantung pada para ASN yang ada maka harus menunjukkan hasil kerja yang bagus dengan inovatif. (Spd)
