Yogyapos.com (YOGYA) - Korem 072/Pamungkas menggelar Sosialisasi Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Paham Radikal kepada prajurit, PNS dan Persit Makorem 072/Pmk, Jajaran Satdisjan Korem 072/Pmk serta Kikav 2/JRTR, di Ruang Serbaguna Makorem, Senin (16/11/2020).
Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan SIP MM dalam amanat yang dibacakan Kasiter Kasrem 072/Pmk, Kol Inf Teguh Wiyono, mengatakan kegiatan sosialisasi bertujuan untuk membekali para Prajurit dan PNS Korem 072/Pmk dan jajaran tentang pentingnya pemahaman Batalkom dan Paham Radikal.
Selain itu juga kiat menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru. Yakni dengan cara meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat serta mewaspadai terhadap upaya penyusupan.
“Karena perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru,” tandasnya.
Sebagai prajurit dan PNS, lanjut Danrem, haruslah pandai dalam menyikapi berita-berita yang berkembang di media sosial. Apalagi saat sekarang ini sedang marak diberitakan tentang berita-berita hoax dan mereka selalu melakukan kegiatan propaganda di media massa maupun elektronik. Gerakan komunis cara pandangnya yang cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan dan selalu muncul kepermukaan secara tiba-tiba, jika kondisinya memungkinkan.
“Harus kita pahami bahwa sifat Balatkom dan Faham Radikal selalu mengendap menunggu momen yang tepat, selanjutnya mengambil kesempatan untuk melaksanakan aksinya,” jelasnya.
Sehingga, imbaunya, upaya proaktif dari Apkowil dan unsur Intelijen sangat diperlukan dalam membantu pengawasan dan upaya pencegahannya sebagai langkah antisipai agar ajaran Komunisme dan Faham Radikal tidak berkembang dan membahayakan bagi keutuhan negara.
Danrem berharap, melalui kegiatan ini para anggota akan mempunyai referensi semakin lengkap untuk selanjutnya mengingatkan kepada keluarga dan generasi penerus bangsa tentang Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal yang kesemuanya bertujuan untuk mengganti Ideologi Pancasila.
Sosialisasi Balatkom dan paham Radikal dilaksanakan dengan protokol Kesehatan dengan cara bergantian pagi dan siang, sebagai narasumber dalam acara tersebut Pasi Intel Korem Mayor Inf Mariji, Pasi Binwanwil Mayor Caj (K) Erni Sudarwati dan Pabintal Kapten Cba Saryanto. (*/Met)
