Yogyapos.com (YOGYA) - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menapaki usia yang ke-58 pada tahun 2020. Dalam masa pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk hingga saat ini, peringatan dilaksanakan secara sederhana dengan konsep daring dan mengusung tema “Melibatkan Diri dalam Pemulihan Keutuhan Ciptaan”, Senin (2/11/2020).
Dalam Upacara Dies Natalis ke-58 Duta Wacana, Rektor UKDW Ir Henry Feriadi MSc PhD mengungkapkan selama kurunn waktu 1 November 2019 hingga 31 Oktober 2020. Total mahasiswa baru yang diterima pada tahun 2020 ini sebanyak 1.007 orang, terdiri dari 839 mahasiswa program Sarjana, 96 mahasiswa program Profesi Dokter, dan 72 mahasiswa program Pasca Sarjana. Hal ini menunjukkan bahwa meski situasi pandemi Covid-19 ini, tapi masih banyak orang yang ingin melanjutkan kuliah di UKDW. “Meski mengalami penurunan jumlah penerimaan mahasiswa sekitar 8-10 persen dari tahun lalu, kita harus tetap bersyukur atas penyertaan Tuhan di tengah pandemi ini,” ungkap Rektor.
Rektor menjelaskan, semasa pandemi ini UKDW telah siap menerapkan metode pembelajaran jarak jauh dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM). Selainitu UKDW juga memperoleh banyak hibah dari DIKTI untuk melakukan inovasi dalam pengembangan akademik.
“Di tengah pandemi ini, kegiatan-kegiatan tetap dilaksanakan secara daring seperti pelaksanaan wisuda, pelantikan dokter, webinar, conference, workshop, orientasi kehidupan akademika (OKA), dan kegiatan-kegiatan pengembangan soft skill mahasiswa,” tuturnya.
Selain itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa tetap dilaksakan secara daring dan luring dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. KKN alternatif sebagai adaptasi pandemi Covid-19 diikuti 618 mahasiswa dengan fokus pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, penerapan teknologi, dan karya inovatif. Selain itu juga dikemas dalam bentuk KKN Tematik Kota dengan tema Pemberdayaan Masyarakat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru dengan lokasi Kelurahan Pandeyan, Baciro, Klitren, Wirogunan.
“Di tengah pandemi ini, mahasiswa UKDW juga banyak menorehkan prestasi seperti Peringkat 4 AWS Deep Racer Women’s League ASEAN, Juara 1 ME Pandemic Competition, Juara 2 & Best Paper LombaEsai Nasional Screen, Juara 2 Lomba Business Plan Edutainer Nusantara Fair, JuaraFavorit Indonesia Footwear Creative Competition, dan Predikat 9 Karya TA Terbaik Nasional untukmahasiswa Arsitektur UKDW,” terang Rektor.
Sedangkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari SE MCom Akt dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap UKDW yang telah terakreditasi A secara institusi dari BAN PT. Didi menyebutkan pandemi Covid-19 memaksa perguruan tinggi untuk melakukan adaptasi baru dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Pandemi Covid-19 memaksa perguruan tinggi untuk bertransformasi dalam berbagai aspek, terlebih untuk mewujudkan program kampus merdeka belajar dan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. UKDW diharapkan untuk terus memberikan inovasi dalam pelaksanaan Tri Dharma.
Dies Natalis ini juga disampaikan orasi ilmiah oleh Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn KIC MSi tentang ‘Terapi Plasma Konvalesen Harapan bagi Kesembuhan terhadap Corona’. Ahli genetika dan biologi molekular Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha ini menyampaikan bahwa dengan dikembangkannya terapi plasma konvalesen pada pasien Covid-19 yang sembuh dapat meningkatkan harapan hidup bagi penderita Covid-19, memperpendek waktu perawatan, dan penyembuhan penderita Covid-19.
“Terapi plasma merupakan salah satu bentuk dari vaksinasi pasif yang diambil dari pasien sembuh Covid-19. Plasma yang dimiliki pasien sembuh ini mengandung kekebalan tubuh atau imunoglobulin yang cukup tinggi. Imunoglobulin yang kita berikan kepada pasien penderita Covid-19 dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakitnya,” tutur dr Monica. (*/Met)
