Dini Hari Tadi, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Sebanyak 57 Kali

share on:
Gunung Merapi || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Aktivitas Gunung Merapi masih dalam status Siaga (level III), teramati 57 kali guguran lava ke arah barat daya atau mengarah ke Kali Bebeng, dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.

“Pengamatan tanggal 15 September 2024 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB teramati 57 kali guguran lava,” kata petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Erwin Widyon dan Susanta dalam siaran pers, Senin (16/9/2024). 

Secara visual unung jelas,kabut 0-I,kabut 0-II,kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya. 

“Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km,” jelas petugas BPPTKG. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

“Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi,” sambungnya. 

Seperti diketahui Gunung Merapi memiliki ketinggian 2968 mdpl, terletak diperbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berbatasan dengan Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten dan Sleman di DIY. (Opo) 

 

 

 


share on: