Dirut PDAM Tirta Sembada Ajak Masyarakat Jaga Keberlanjutan Sumberdaya Air

share on:
Dirut PDAM Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan bertanggung jawab menjaga keberlanjutan sumber daya air. 

Ajakan tersebut disampaikannya bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32. Peringatan hari jadi perusahaan berplat merah di tahun 2024 ini mengusung tema "Tilik Banyu", puncak acaranya akan digelar pada 2 November 2024.

“Jadi ketersediaan air itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun masyarakat juga, karena air itu kebutuhan hajat orang banyak,” ujar Dwi Nurwata saat ditemui yogyapos.com, di ruang kerjanya, Selasa (17/9/2024). 

Menurut Dwi, melalui tema "Tilik Banyu" diharapkan dapat mendorong  kesadaran masyarakat bahwa air merupakan milik publik yang harus dilindungi bersama. Sehingga air bisa memenuhi standar baku mutu untuk penyediaan air minum masyarakat. 

“Dengan tema Tilik Banyu diharapkan dapat menyadarkan masyarakat bahwa air itu milik kita semua, harus dilindungi oleh kita semua,” tutur Dwi. 

Rangkaian kegiatan HUT akan disemarakan dengan sejumlah acara, antara lain penanaman pohon, edukasi dan sosialisasi konservasi sumber daya air dan aneka perlombaan berkaitan pembuatan konten kampanye air dan perlombaan olahraga. 

“Salah satu indikator masyarakat yang belum memahami pentingnya air seperti membuang sampah di sungai atau di mata air peternakan yang kotorannya dialirkan ke sungai, penebangan pohon di sekitar sumber air, hal-hal semacam itu perlu diedukasi,” tandasnya.

Undang-undang Lingkungan Hidup dan Peraturan Gubernur DIY mengatur setiap lembaga dan perorangan dalam pemanfaatan air. 

“Itu ada sanksinya, berapa besar sanksi tergantung seberapa tingkat kerusakan, seperti pembalakan hutan itu kan merusak lingkungan,”jelasnya.

Dwi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan berkontribusi nyata terhadap masyarakat dan daerah. 

“Dalam rangka HUT ke-32 ini kita juga akan memberikan diskon biaya pasang baru, yang dulu biayanya Rp 1,5 juta menjadi Rp 750 ribu,” pungkasnya. (Opo) 

 

 

 


share on: