Dua Pemuda Terduga Pelempar Molotov Menyerahkan Diri

share on:
Rumah yang jadi sasaran pelemparan molotov || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) – Polisi Sektor Piyungan mengamankan dua pemuda, DP (17) dan GR (18) warga Mojosari Sitimulyo Piyungan Bantul, karena diduga kuat telah melempar Molotov ke sebuah rumah.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry membenarkan peristiwa pelemparan Molotov tersebut. Adapun rumah yang menjadi sasaran pelemparan Molotov ini milik Muhamad Rizal (54) warga  Mojosari Rt Sitimulyo Piyungan.

BACA JUGA: Doa dan Zikir Bersama, Zuhdi Muhdlor: Jatman Tidak Berpolitik

“Peristiwanya terjadi pada Minggu 10 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB,” ungkap AKP Jeffry.

Diungkapkan Jeffry, ketika itu di Padukuhan Mojosari Rt 04 diadakan lomba memancing untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Sekitar Pukul 09.00 WIB korban menyaksikan lomba yang kebetulan diikuti terduga pelaku.

"Pada waktu memancing ponsel pelaku terjatuh ke kolam pemancingan. Selanjutnya pelaku masuk ke kolam mengambilnya,” katanya.

Setelah berhasil mengambil ponsel di kolam, pelaku kembali masuk lagi ke kolam. Setelah keluar dari kolam ia diingatkan oleh korban dengan kalimat "yang jatuh kan cuma HP".

BACA JUGA: Rendy Varera Raih Juara 'Men Elite' Indonesian Downhill 2025 di Bukit Klangon

Tetapi pelaku merasa tidak terima oleh perkataan korban. Maka selanjutnya pelaku menantang korban untuk berkelahi. Akan tetapi korban tidak menghiraukanya dan langsung pulang ke rumah di Mojosari Rt 01 Sitimulyo.

Sekitar pukul 13.00 WIB korban yang sedang berada di dalam kamar mendengar suara kaca pecah di luar rumahnya. Selanjutnya korban keluar rumah, dan benar saja ia mengetahui motornya yang ada di luar rumah terbakar dan selimut mobil juga terbakar. Selain itu ia menemukan pecahan botol yang di duga botol yang berisi bensin dan betsumbu.     

BACA JUGA: Wabup Aris Suharyanta Lantik Pengurus Forum Anak Bantul

"Kemudian korban berteriak minta tolong dan selanjutnya sejumlah warga sekitar keluar dan mencari pelaku,” sambungnya.

Warga kemudian memperoleh informasi pelakunya berjumlah 2 orang, masing-masing DP berperan sebagai pengendara alias joki), sedangkan GR sebagai pelempar molotov. Mereka sempat kabur, namun akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Piyungan. (Spd)

 


share on: