Yogyapos.com (BANTUL) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana angin puting beliung. Sebab masa pancaroba seperti sekarang, berpotensi munculnya angin puting beliung yang bisa memporakporandakan bangunan maupu pepohonan.
“Kewaspadaan ini bukan hanya oleh kami, namun diharapkan juga oleh semua pihak termasuk masyarakat,” kata Dwi Daryanto kepada yogyapos.com, di kantornya, Senin (5/10/2020).
Dwi menyatakan, puting beliung bisa terjadi di manapun. Sedangkan banjir bisa terjadi di enam titik pinggiran sungai di Bantul, diantaranya pinggiran sungai Opak. Sedangkan tanah longsor di pegunungan yaitu Piyungan, Dlingo, Imogiri dan Pajangan.
Untuk mewaspadai itu maka BPBD sudah membuat dan mendistribusikan surat imbaun. Surat sudah dilaporkan ke Setda.Pemkab Bantul, Kecamatan dan desa. Selain itu juga akan lebih mengaktifkan dan mengefektifkan pos pemantau yang ada yaitu salah satunnya di Piyungan.
“Patroli juga akan kami perketat dan digencarkan terutama di daerah rawan bencana itu,” katanya.
Berbagai peralatan komunikasi juga lebih diefektifkan. Ini untuk mendekteksi dan menangani bencana itu hingga ke tingkat dusun.
Ia menjelaskan, yang perlu dilakukan oleh masyarskat saat ini adalah agar memotong dahan pohon di kebunnya yang sekiranya membahayakan. Belajar dari pengalaman, pohon-pohon biasanya tumbang dan menimpa yang ada di sekitarnya akibat puting beliung. (Supardi)
