DITENGAH maraknya produksi film tanah air, sebuah platform video streaming Flip Flop TV hadir bagi kalangan pecinta sinema. Selain menyajikan tayangan film, FlipFlop TV juga menayangkan serial drama Indonesia yang berkualitas. Grand Launching Flip Flop TV dilaksanakan pada Selasa (20/12/2022) besok, di Jogja National Museum (JNM) yang diisi dengan diskusi film, movie screening, standup comedy dan pentas musik.
Presiden Direktur & Founder Flip Flop TV Ricardo Tobing menjelaskan, Flip Flop TV ini sesungguhnya sudah hadir sejak Maret 2020. Namun karena pandemi, launching aplikasi ini menjadi tertunda karena ada beberapa konten yang terhenti produksinya. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, sekarang ini sebagian besar kreator sudah kembali berkarya sehingga aplikasi ini siap untuk diperkenalkan pada publik. Lebih dari itu, aplikasi ini mengembang misi untuk menjadi ‘rumah’ bagi para konten kreator tanah air dalam berkarya.
Cuplikan Adegan Serial " Siapa Takut", yang merupakan tayangan unggulan FlipFlop TV || YP-Sulistyawan Ds
Kota Yogyakarta sengaja dipilih menjadi kota pertama launching aplikasi ini, mengingat Jogja merupakan gudangnya para seniman, sineas dan juga banyak karya-karya yang sudah terkenal serta banyak menghibur masyarakat.
“Selain itu, dari sisi histori, Yogya juga punya peran sejarah yang luar biasa dan hal itu menjadi salah satu pertimbangan saya untuk memilih kota ini sebagai kota pertama launching aplikasi ini,” ujar Ricardo dalam perbincangan dengan yogyapos.com di AM&N Cafe, Senin (19/12/2022).\
Ditambahkan Ricardo, dalam diskusi film tersebut menghadirkan narasumber Samuel A Brijani dari Kemenkominfo, sutradara Hanung Bramantyo dan aktris Jenar Mahesa Ayu. Namun demikian tidak menutup kemungkinan pada kesempatan tersebut juga akan dihadiri oleh para sineas Yogya lainnya.
Landing Page platform FlipFlop TV di alamat http://www.flipfloptv.id || YP-Sulistyawan Ds
Adapun Grand Launching akan ditandai dengan pemutaran film “Siapa Takut?” yang merupakan tayangan unggulan Flip Flop TV. Film ini bercerita mengenai kehidupan anak-anak panti asuhan yang berpetualang menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan misteri yang mereka jumpai. Selain itu, akan digelar juga kegiatan pameran seni yang menampilkan karya seniman Yogya. Beberapa seniman yang memamerkan karyanya antara lain Agan Harahap, Hanafi Sidarta serta beberapa perupa lainnya.
Sedangkan malam harinya masyarakat akan dihibur dengan penampilan Ndarboy Genk yang sekarang ini sedang naik daun dan digemari oleh para pemcinta musik..
“Melalui pameran ini, kami ingin mengkombinasikan segala bentuk seni rupa. Jadi nanti, anak-anak dapat belajar secara interaktif mengenai karya-karya seni yang dipamerkan,” tandas Ricardo.
Meski baru saja diperkenalkan kepada publik, Ricardo menyatakan ada respon positip dari publik tanah air. Hal itu terlihat dengan adanya tren pengunduhan aplikasi ini yang terus meningkat. Oleh karena itu, Ricardo mengatakan bahwa pada masa mendatang Flip Flop TV bukan sekadar menjadi platform penayang karya namun juga dapat menjadi wahana berkarya secara bersama-sama.
baca juga: - https://yogyapos.com/berita-dukungan-dana-keistimewaan-lahirkan-banyak-sineas-baru-di-yogyakarta-9208
“Jika memang memungkinkan dilakukan produksi bersama, hal tersebut sangat terbuka kemungkinannya. Jadi, para sineas yang mempunyai gagasan dan ide yang cemerlang silahkan diskusikan dengan kami. Jika memang sangat menarik, nanti bisa kita bicarakan bersama untuk produksinya,” tegas Ricardo.
Ricardo mengakui bahwa strategi marketing Flip Flop TV ini agak berbeda dengan aplikasi lainnya. Sebab, aplikasi ini lebih memfokuskan diri untuk menampilkan karya-karya sinema lokal tanah air, sehingga potreta keragaman budaya dan kreatifitas dari para sineas lokal tersebut dapat terwadahi dalam aplikasi ini. (Sds)
