Yogyapos.com (BANTUL) - Diduga kuat akibat konseleting listrik sebuah gudang tas yang berlokasi di Sentanan RT 06 Kajen Kalurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan Bantul, terbakar, pada Sabtu (10/5/2025) sore.
Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 2,8 Miliar berupa bahan produksi, hasil produksi dan bangunan.
BACA JUGA: Zacky dan Keisha Terpilih Dimas Diajeng Sleman 2025
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pertama kali diketahui oleh saksi seorang karyawannya, yang ketika itu selesai sholat azhar di ruangan admin. Ia kemudian melihat lampu sempat mati namun hidup kembali. Saksi mengira mati listrik dan sempat mengecek komputer admin masih menyala.
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Wamensos Kunjungi Calon Siswa di Bantul
Setelah itu ia mendengar ada sumber suara percikan, sehingga bergegas mengecek sumber suara percikan ke bagian gudang belakang. Baru sadar kalau sumber suara tersebut adalah percikan api yang sudah membakar tumpukan kain di gudang belakang.

Kaget oleh peritiwa itu, saksi memanggil warga sekitar dan berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya namun api sudah terlanjur membesar sehingga warga tidak berani masuk.
BACA JUGA: Ujian Calon Advokat Peradi RBA Berlangsung di Fakultas Hukum UGM
“Yang terbakar tumpukan sisa kain produksi dompet dan tas adi atau setengah jadi dan kain/bahan pembuat tas, serta bangunan. Total kerugian sekitar Rp 2,8 Miliar,” terang Jeffry.
Sekitar pukul 15.30 Wib petugas BPBD dan 7 Unit Damkar Bantul tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dibantu warga sekitar dan unsur lain. Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00, selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan titik api sudah padam (Spd)
