Yogyapos.com (SLEMAN) – Pendidikan merupakan pondasi bagi perkembangan dan masa depan anak. Itulah yang membuat Hj Widja Ani Setyawati ST SPd, tergerak terjun di dunia politik praktis setelah cukup lama konsen di dunia pendidikan.
Hj Widja Ani Setyawati ST SPd || YP-Ist
Asumsi dasarnya, bahwa pemajuan dunia pendidikan tak bisa lepas dari keputusan-keputusan politik yang digodok melalui lembaga legislatif. Dari sanalah upaya pemajuan sektor pendidikan digulirkan, bukan saja menyangkut kebijakan sistem tetapi juga menyangkut penganggaran. Anggaran pendidikan ditingkatkan dan biaya pendidikan ditekan sehingga tidak memberatkan rakyat.
BACA JUGA: UII Yogyakarta Desak Presiden Jadi Teladan dalam Etika dan Praktik Kenegarawanan
“Saya tergerak untuk meningkatkan upaya pemajuan pendidikan melelaui jalan politik, setelah cukup lama konsen di dunia pendidikan,” ujar Hj Widja Ani Setyawati, Caleg DPRD Propinsi DIY nomor urut 1 untuk Dapil 5 (Berbah, Depok, Mlati, Gamping, Godean, Sayegan, Moyudan dan Minggir).
Mbak Ani, demikian sapaan akrab caleg yang menggunakan ‘kendaraan’ politik Partai Nasdem, ini memang kondang peduli pada dunia pendidikan khususnya pendidikan anak. Sejak pertengahan 2008 kuyub membina sejumlah PAUD, hingga mendirikan PAUD Tunas Bangsa. Pernah sebagai Asisten Dosen, mendirikan Lembaga Pendidikan Calon Pramugari dan sejumlah lembaga pendidikan lainnya.
Mbak Ani ketika menerima mandat sebagai Ketua 'Garpu' Partai Nasdem || YP-Ist
“Saya sekarang lebih fokus pada pendidikan anak, ya melalui PAUD itu,” sela ibu dari tiga anak, masing-masing Sonya Chandra Kusuma mahasiswa Bioteknoligi Undip dan sedang mengikuti program pertukaran pelajar di Srilanka, Gading Adli siswa SMAN 2 dan mantan anggota Pskibraka Yogya 2023, serta Galuh Lakshita Chandra siswa SMP 4 Pakem.
BACA JUGA: Lurah Kasidi Jalani Sidang Perdana, Muslim Murjiyanto SH: Kami akan Ajukan Eksepsi
Sejak terjun di dunia politik, istri Notaris Sinto Ariwibowo inic dipercaya menjabat Wakil Sekretaris Bidang Pengkaderan DPW Partai Nasdem DIY. Selain itu sebagai Ketua Gerakan Restorasi Pedagang UMKM (Garpu) Partai Nasdem.
Mbak Ani tak punya basis bisnis, walau memiliki apresiasi maupun pengetahuan ekonomi bisnis yang lumayan mumpuni. Terutama dalam hal kita-kiat pengembangan usaha di sektor apa pun dan bergumul erat dengan pelaku UMKM. Sebab itu ia didapul sebagai Ketua Garpu yang dalam kiprahnya lebih fokus pada upaya pengembangan pemasaran maupun networking secara nasional maupun internasional.
Mbak Ani bersama pelaku UMKM || YP-Ist
Dalam kontek perluasan pasar inilah ia membuka koneksitas internasional. Sehingga para pelaku UMKM binaannya melalui Garpu itu dapat ekspansi, antara lain ke Saudi Arabia dan Malaysia.
BACA JUGA: Kompolnas Dukung Kenaikan Gaji Polri
“Melalui Garpu ini saya fokus ke pembinaan, tentu juga menggunakan metode pendidikan membaca maupun mengelola strategi pasar dan mekanisme eksekusi di era digital,” tukas Mbak Ani di rumahnya yang cukup luas berlantai tiga, di bilangan Klajuran, Godean Sleman, Jumat (2/2/2024).
Diakhir perbincangan, Mbak Anik mengajak masyarakat untuk sadar pendidikan. Terutama para orangtua wajib memerhatikan anak-anak mereka dengan pendidikan sejak dini sehingga memiliki masa depan yang cerah.
Sementara itu, untuk sanggup menyekolahkan anak-anak yang tinggi maka penting membangun basis ekonomi yang didasari jiwa dan semangat enterpreuner. “Memang tidak semua semua keluarga sanggup menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang yang tinggi. Oleh sebab kebijakan pendidikan dengan biaya murah akan kami perjuangkan sebagaimana menjadi salah satu program Pak Anies Baswedan. Selain itu kesetaraan dan keadilan,” pungkasnya. (Met)
