Yogyapos.com (SLEMAN) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Sleman, Hariyanto SH mengimbau seluruh anggotanya untuk menjunjung tinggi profesi dengan cara selalu meningkatkan profesionalisme.
Imbauan tersebut disampaikannnya dalam acara tasyakuran HUT ke-13 DPC Peradi Sleman, di Rumah Makan ‘Kopi Gajah’ Jalan Kaliurang, Sinduharjo Ngaglik, Sleman, Sabtu (22/8/2020). Acara dihadiri Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo dan istri Kustini.
“Di usia yang ke-13 ini DPC Peradi Sleman memiliki anggota 263 advokat. Kami sangat berharap dan selalu berharap agar terus meningkatkan profesionalisme, menjaga independensi dan marwah advokat itu sendiri,” tukasnya.
Independensi yang dimaksud adalah tidak mencampuraduk urusan hukum dengan kepentingan politik, serta profesional dalam membela kepentingan hukum klien semaksimal mungkin sesuai prinsip-prinsip keadilan.
HUT Peradi Sleman, jelas Hariyanto, sebenarnya jatuh pada 27 Februari. Tapi tahun ini tasyakurannya mengalami pemunduran karena pandemi Covid-19. Meski demikian acara tasyarakuran tampak khidmat, lancar dan cukup menggembirakan dimeriahkan lelang kaos Peradi yang telah ditanda tangani Bupati Sleman dan dipungkasi hiburan.
Sementara Bupati Sleman Sri Purnomo berharap tasyakuran HUT ke-13 Peradi Sleman bisa merupakan momentum untuk evaluasi dan sharing program lanjutan. “Kami menyimak Peradi Sleman selama ini telah memberikan pendampingan kepada masyarakat kaitannya dengan hukum. Bisa bersinergi dengan pemerintah untuk mensosialisasikan masyarakat menjadi melek hukum,” katanya.
Sedangkan menanggapi pertanyaan tentang kehadiran Ny Kustini yang nota bene sekarang sebagai bakal calon bupati Sleman, Hariyanto menegsakan bahwa kehadiran yang bersangkutan bukan sebagai balon bupati.
“Kami mengundang Bu Kustini bukan sebagai balon bupati. Tapi beliau mendampingi suaamu yakni Pak Sri Purnomo yang Bupati. Jadi, perlu saya tegaskan DPC Peradi Sleman tidak terkait dengan Pilkada,” jelas Hariyanto. (Agung DP/Met)
