Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Komisi III DPR RI, Drs HM Idham Samawi menyatakan pengaksesan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembagunan di daerah, khususnya Bantul sangat penting karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yanng tersedia sangat terbatas.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Idham Samawi, saat meresmikan Jembatan Gantung Tegaldowo, Pendapa Handaka Budaya di Tegaldowo Bantul Kabupaten Bantul, Senin (19/10/2020).
Idham yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRI dari Dapil DIY menambahkan, salah satu contohnya bahwa untuk pembangunan Jembatan Tegaldowo adalah dana aspirasi tahun 2019 sekitar Rp 3 lebih.
Sedangkan dana yang sama tahun 2020 untuk pembangunan rumah tidak layak huni di Dlingo jumlahnya ratusan dan setiap rumahnya sebesar sekitsr Rp 17 juta. Selain itu masih banyak lagi dana aspirasi yang bisa diakses untuk pembagunan di Banntul dan DIY.
“Kita akses sebesar besarnya tidak soal. Karena nilainya yang tersedia sangat besar. Dan ini akan saya akses secara aktif dan kreatif untuk kemajuan Bantul,” kata Idham.
Ia juga berharap kepada Lurah, Karang Taruna dan warga agar selalu aktif memberikan masukan tentang permohonan bantuan tersebut. Tujuannya agar dana APBN yang ada yang bisa diperuntukan daerah, bisa terakses.
“Dengan adanya pembagunan Jembatan Tegaldowo untuk destinasi wisata, ternyata bisa memberikan kemajuan bagi masyarakat di bidang pariwisata dan ekonomi di sekitarnya,” papar Idham.
Harapan yang sama disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Jeteng dan DIY, Satrio Sugeng Priyitno, dengan dibagunnya jembatan tersebut melalui dana aspirasi Idham Samawi semoga bisa bermanfaat untuk kemajuan di Bantul.
Sementara Lurah Bantul, Supriyadi, dalam sambutannya mengatakan pihaknya dan warga menyambut positif adanya dana aspirasi dari Idham Samawi.
“Dengan adanya Jembatan Tegaldowo masyarakat jadi produktif di bidang distinasi wisata dengan cara berjualan dan menyadiakan jasa wisata. Hasil parkir di tempat ini Rp 25 juta per hari, pedagang makanan memperoleh keuntungan Rp 200 hingga Rp 400 rubu per hari per pedagang,” kata Supriyadi.
Pada kesempatan ini juga diresmikan Pusat Kuliner di komplek Lapangan Dwi Windu yang dibagun dari dana aspirasi (pisaw 2019). Dihadiri oleh Paslon No 1 Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Bantul 2020, Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo (AHM-JP), politisi Fraksi PDIP DPRD Bantul Anton Wahono, Pramudianto dan Suratman. (Supardi)
