Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul, Joko B Purnomo mencetuskan program kunjung ke museum bagi para pelajar TK hingga SMAatau yang sederajad di Kabupaten ini di masa mendatang. Program kunjungan ini sifatnya wajib.
“Ini saya kira banyak manfaatnya pada dunia pendidikan (sekolah) sebab siswa bisa memeroeh ilmu dan meningkat rasa cintanya kepada NKRI. Selain itu mereka dan kita semua juga bisa mendapatkan keilmuan. Pengelola museum juga akan lebih mudah dan semangat dalam mengelola lembaganya,” kata Joko Purnomo pada Penutupan Final Lomba Cerdas Cermat (CC) Permuseuman SMP/MTs Tingkat Kabupaten Bantul 2021, di Hotel Ros In Yogyakarta, Selasa (23/3/2021).
Menurut Joko, program wajib kunjungan ke museum bisa menjadikan para siswa memperoleh berbagai hal termasuk ilmu pengetahuan, sejarah, rasa patriotismenya dan juga mendapat hiburan (rekreasi).
Pada pandemi Covid-19 kali ini CC Permuseuman para pelajar dilakukan di hotel. Namun nanti sebaiknya diselengarakan di museum. Tujuannya agar siswa bisa secara otomatis melakukan kunjungan museum dan mendapatkan banyak hal positif.
“Pemkab Bantul juga mempunyai obsesi agar para siswa juga menjadi pelopor dan mengajak masyarakat sekelilingnya (keluarga, teman dan tetangga) untuk berminat kunjungan ke museum,” tambah Joko.
Di bagian lain, ia juga menyatakan meski terdapat 15 museum di Bantul, tetapi minat kunjungan masyarakatnya cenderung terbatas dan berkurang. Maka upaya solusi yang dilakukan oleh berbagai pihak dinantikan.
Sementara itu, Kepala Kundho Budoyo (Dinas Kebudayaan) Bantul, Nugroho Eko Stiyanto, dalam sambutannya menyatakan, pihaknya mengadakan kegiatan ini sebgai bagian untuk memajukan pendidikan dan pemnerdayaan kebudayaan di wilayah kerjanya.
Sedangkan Ketua Badan Musyawarah Museum (Baramus) DIY, Ki Bambang Widoodo SPd MPd, di sela acara ini, mengatakan pihaknya menyambut positif adanya cerdas cermat ini dan mengapresiasi petnyataan Wabub Bantul.
“Kegiatan ini positif tentu supaya terus dikembangkan di masa tatang oleh semua pihak dan bisa bekerja sama dengan Baramus seperti yang terjadi sekarang ini,” ungkap Bambang.
Terlibat dalam acara kali ini diantarannya Museum Vredeburg Yogyakarta dan Museum Jenderal Besar Soeharto Argonulyo Sedayu Bantul.
Sementara dalam CC ini Juara I SMPN 1 Banguntapan, Juara II SMPN Sedayu, Juara III SMPN 1 Bantul, Juara Harapan I SMP Nusa Persada dan Juara Harapan II MTsN 6 Bantul. (Supardi)
