Kapolda DIY: 149 Orang Meninggal Dunia Akibat Lakalantas 2020

share on:
Suasana Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Progo 2020 || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kapolda DIY, Brigjen Polisi Asep Suhendar MSi menegaskan, Operasi Sandi (OPS) Patuh Progo 2020 bertujuan untuk menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu juga guna meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan Covid-19.

Penegasan Kapolda DIY itu dibacakan oleh Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi S SIK selaku inspektur upara gelar pasukan Operasi Sandi (OPS) Patuh Progo 2020 di halaman Mapolres Bantul, Kamis (23/7/2020). Operasi Patuh Progo ini sangat diharapkan sanggup menyadarkan masyarakat agar tertib berlalulintas dan sebagai salah satu  upaya pencegahan Covid-19. Sementara untuk pencegahan Covid-19, Bupati Bantul Drs H Suharsono dalam waktu bersamaan membagikan masker di Pasar Bantul.

"Selama awal tahun 2020 hingga kini, jumlah kecelakaan lalulintas di wilayah Polda DIY masih tinggi yaitu sebanyak 2.365 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia ada 149 orang. Sementara ketaatan dan kesadaran masyarakat terhadap protokoler kesehatan masih perlu ditingkatkan,” kata Wachyu Tri Budi mengutip sambutan dan amanat Kapolda DIY.

Ia menambahkan, para petugas dalam OPS Patuh Progo 2020 yang digelar 14 hari sejak 23 Juli, diharapkan menghindari perbuatan dan sikap yang bisa merusak citra kepolisian. Selain itu, para petugas juga harus  mematuhi protokoler kesehatan yang berlaku diantaranya memakai masker dan kaos tangan.

Sedangkan Bupati Bantul, Drs H Suharsono dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Bantul membagikan masker di Pasar Bantul. Ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Ia juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar meningkatkan kedisiplinan terhadap protokoler kesehatan. (Supardi)

 


share on: