Kapolda DIY Pimpin Rembuk Omah Jaga Warga di Kalurahan Timbulharjo

share on:
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan (kemeja batik biru) bersama warga Kalurahan Timbulharjo, Sewon, Bantul, menggelar Rembug Omah Jaga Warga, Rabu (6/9/2023) malam || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama warga Kalurahan Timbulharjo, Sewon, Bantul, menggelar Rembug Omah Jaga Warga, Rabu (6/9/2023) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kalurahan setempat ini, menghadirkan ratusan warga masyarakat Timbulharjo, serta jajaran pejabat utama Polda DIY dan Polres Bantul.

Rembug omah jaga warga merupakan upaya untuk lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat yaitu mendengarkan keluhan, saran dan masukan dari warga terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Terkait Polisi RW, Kapolda DIY berharap program yang digagas oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran ini, dapat memberikan manfaat bagi warga.

“Semoga kebersamaan Polisi RW dan Jaga Warga yang telah terbentuk di Provinsi DIY ini, khususnya di wilayah Kalurahan Timbulharjo dapat berjalan secara efektif bermanfaat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Kapolda.

BACA JUGA: Marsda TNI Arif Mustofa: Pemilu 2024 Harus Terselenggara dengan Baik dan Berkualitas

BACA JUGA: Apresiasi! Buku 'Junsha Soepadi Pahlawan Kota Baru' Diluncurkan, Penulisnya Seorang Polisi

Dengan adanya Jaga Warga dan polisi RW, personel yang bertugas memelihara Kamtibmas bisa terbantu dan lebih mudah untuk menyelesaikan masalah di tengah-tengah masyarakat.

“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan bayak terima kasih kepada semua anggota, serta Pemerintah Kalurahan Timbulharjo yang telah memfasilitasi kami dalam rangka menjalankan program pimpinan untuk mengadakan kunjungan mengecek kesiapan Polisi RW atau Pos Jaga Warga di Timbulharjo. Program ini akan dihadiri langsung oleh Kabarharkam Polri,” terang dia.

Polisi RW merupakan personel Polri yang ditunjuk menjalankan tugas di lingkup RW, disamping menjalankan tugas fungsi kepolisian yang diembannya. Jaga Warga dinilai sangatlah efektif di dalam mencegah munculnya permasalahan di tengah masyarakat. Salah satunya mengantisipasi maraknya pencurian sepeda motor di bulak persawahan maupun permukiman warga.

“Saya selaku Kapolda DIY mengharapkam Bhabinkamtibmas, Polisi RW, serta Jaga Warga dapat membuat inovasi bersama dalam menjaga keamanan masyarakat sebab ketiganya tidak sulit memetakan lokasi yang rawan, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan Polri,” ungkapnya.

Dibentuknya program ini, kata dia, setidaknya dapat  menyelesaikan suatu permasalahan, namun ada batasnya, jangan sampai menimbulkan masalah baru serta jangan dilakukan bila akan timbul permasalahan sosial yang lebih besar.

Setiap permasalahan yang belum memasuki ranah hukum, dapat diselesaikan dengan problem solving, sementara permasalahan yang sudah memasuki ranah hukum, dapat diselesaikan melalui upaya restorative justice. (Spd)

 


share on: