Kemenag Bantul Serahkan Penghargaan kepada 75 Santri

share on:
Suasana tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Selasa (22/10/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Kabupaten Bantul menyeselenggarakan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Selasa (22/10/2024). 

Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen yaitu para Ketua FKPP, FKDT, BADKO TKA-TPA, PKPPS, PAUDQU, MUI dan Baznas Kabupaten Bantul. Disampaikan pula penghargaan terkait dengan beberapa nominasi dalam menyongsong Hari Santri 2024. Diantaranya penghargaan santri berprestasi dengan kategori Pemenang FASI DIY, Pemenang PORSADIN DIY dan santri pengelola EMIS terbaik. 

Selain itu juga pemberian penghargaan untuk video Implementasi moderasi beragama di pondok pesantren. “Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Bapak dan Ibu yang telah hadir pada kegiatan tasyakuran peringatan Hari Santri 2024 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul,” kata Kepala Kamenag Bantul, H Ahmad Shidqi PSi MEng, dalam sambutannya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Suprapto, menututkan pada peringatan Hari Santri kali ini selain menyelenggarakan tasyakuran juga memberikan beberapa penghargaan kepada 75 santri berprestasi.

“Dengan adanya penghargaan ini sehingga senantiasa data pesantren selalu update sampai proses BAP. Hal tersebut sebagai apresiasi dari Seksi PD Pontren kepada santri yang peduli akan pondok pesantrennya,”

Sesuai dengan yang disampaikan Kepala Kemenag Bantul Bantul, bahwa Pemerintah sejak tahun 2015 telah menetapkan bahwa setiap tanggal 22 Oktober ini dijadikan sebagai peringatan Hari Santri. 

Tentu bukan tanpa alasan mengapa dipilih tanggal 22 Oktober, karena sejarah membuktikan peran santri dalam kemerdekaan bangsa Indonesia sangat besar.

“Hal ini seperti amanat yang disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia bahwa tanggal 22 Oktober adalah tanggal dimana pejuang kita yaitu KH Hasyim Asyari ini memaklumatkan seruan jihad untuk melawan penjajah dan atas seruan tersebut dapat membakar semangat masyarakat untu berjuang memperoleh Kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Berkenan memberikan mauidhoh hasanah pada kegiatan Hari Santri 2024, KH Dr M Habib Abdus Syakur, MA Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bantul dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Imdad.  (Spd)


share on: