Yogyapos.com (BANTUL) - Komunitas Minggu Legen besutan Dr Akhir Lusono kembali akan menggelar kegiatan bertajuk ‘Seni Budaya Bisa Ngeneng-enengi, Yogyakarta Aja Mbok Ladhaki’, pada Sabtu 23 Juli 2022 jam
19.30 WIB sd 22.00 WIB, di Sanggar Srengenge Emas, Kampung Cebongan RT 11, Dk 4 Cungkuk, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Advokat Mediator dan Budayawan H Heniy Astiyanto SH, mengetengahkan tema Peran Seni Budaya dalam Memerangi Kejahatan Jalanan. Sementara untuk narasumber lainnya adalah Dr Ratun Untoro Mhum, seorang PNS pada Balai Bahasa Yogyakarta akan berbicara tentang Hakekat Seni Budaya Pada Kehidupan.
Dalam acara tersebut juga akan tampil para pembaca puisi baik yang sudah dihubungi maupun yang hadir saat itu. Shera, Kansa, Endah, Daffa, Merynda Yokawati yang merupakan siswa SMKI, SMM dan ISI Yogyakarta akan membawakan performance sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Menurut Akhir kegiatan mengangkat tema yang saat ini baru trending topik yakni kekerasan yang baru saja terjadi di Yogyakarta. Tentu dalam kegiatan dimaksud akan ada dialog dan paparan. Diskusi yang nantinya bisa ditarik sebuah harapan Yogyakarta tetap harus terus aman, nyaman, damai. Tata tentrem, gemah ripah loh jinawi.
“Karena Yogyakarta dengan berbagai sebutan yang disandangnya harus mampu dan bisa mewujudkannya. Jangan sampai diusik dan terusik oleh tindak tanduk yang tidak selaras dengan slogan Yogyakarta berhati nyaman, Yogyakarta kota budaya, pendidikan, perjuangan dan lainnya,” katanya, Senin (11/7/2022).
Dipenghujung wawancara Dr Akhir Lusono yang juga seoarang PNS di BBPPMPV Seni Budaya dan membantu mengajar di AKN Seni Budaya Yogyakarta ini menyampaikan slogan Komunitas Minggu Legen yang terdiri dari Ki Slamet Gcs, Yatno RT, Supriyanto Gas, dan Prantono.
“Alon-alon waton kelakon, Gremet-gremet waton slamet. Jumbuh kang ginayuh, dadi kang kaesthi,” pungkasnya.
Komunitas Minggu Legen semoga lestari. Ngrembakakake Seni Budaya. Salam Budaya. (*)
