Komunitas Ojol Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Solusi Perkuat Solidaritas dan Kondusivitas

share on:
Suasana komunitas ojek online Solusi nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di kawasan Tajem, Sleman, Rabu (14/07/26) dini hari || YP-Jauh Hari Wawan.Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Komunitas ojek online Solusi menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di kawasan Tajem, Sleman, Rabu (14/07/26) dini hari.

Diikuti oleh puluhan driver dari berbagai aplikator dan komunitas, kegiatan nobar babak semifinal antara Prancis dan Spanyol tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi para pengemudi di sela-sela aktivitas mencari nafkah. 

BACA JUGA: Menakar Peluang Kemenangan Eks Jampidsus Jika Ajukan Prapradilan

Tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan di antara sesama driver.

Salah satu perwakilan komunitas Solusi yang juga peserta nonbar dari aplikasi Gojeg, Monel, mengatakan momentum Piala Dunia diharapkan menjadi ajang pemersatu serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. 

BACA JUGA: Kapolresta Sleman Kunjungi Kejari, Ini Tujuannya

"Ya ini suasana kegiatannya cukup menarik, semua perwakilan aplikator juga hadir, ada sekitar 50 orang disini dalam suasana cukup meriah, nobar Piala Dunia ini sebagai ajang menjalin kebersamaan, menjalin keakraban sesama ojek online, karena kita semua sama sama di jalan untuk menjaga persaudaraan sesama ojol di Yogyakarta, " kata Monel kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).

BACA JUGA: Kisah Hijrah Penjual Sengsu ke Tongseng Ayam, Semua Peralatan Diganti yang Baru

Meski jagoannya yakni Prancis kalah, Monel mengatakan tetap merayakam kebersamaan bersama teman temannya sesama ojol, walaupun berbeda tim jagoan. Karena menurutnya yang terpenting dari kegiatan nonbar ini adalah solidaritas sesama ojol bisa terjaga. 

"Pertandingan ini seru ya. Tapi ya alhamdulillah jagoan saya kalah hehe, saya tadi dukunh Prancis, ya mungkin ini belum nasibnya Perancis tapi gak apa apa. Karena ya semua pemain di semifinal ini kan pemain terbaik dunia semua ya. Pokoknya selamat untuk Spanyol, semoga nanti Spanyol yang jadi juara dunia. Yang penting kita jaga solidaritas, soliditas kita semua, dan semua bersinergi menjaga kamtibmas di Yogyakarta" ungkapnya.

BACA JUGA: 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga

Senada hal itu, Setianto dari aplikasi Jogja Kita menyampaikan bahwa kegiatan nonbar merupakan salah satu aspirasi bersama dari para ojol di Yogyakarta yakni tentang sebuah kebersamaan. 

"Ya luar biasa sekali ya ini nonbar. Walaupun kita di jalan berbeda beda aplikatornya, tapi kita disini bersama," ungkap Setianto.

BACA JUGA: Pengajian Bersama Forkopimda, Danrem Ajak Teladani Semangat Juang Pangeran Diponegoro

Selain menyaksikan pertandingan, peserta juga diimbau untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjunjung tinggi sportivitas, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, baik di media sosial maupun di lingkungan sekitar.

BACA JUGA: Ribuan Lowongan Kerja di Job Fair Jogja 2026, Ada Formasi untuk Penyandang Disabilitas

Ia menambahkan bahwa makna kebersamaan sesama ojol bisa dilakukan dengan banyak cara, walaupun dengan sederhana seperti nobar Piala Dunia. 

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antar anggota komunitas ojek online sehingga dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

BACA JUGA: Indonesia Punya Keunggulan yang Tak Dimiliki Negara Lain Untuk Jadi Green Superpower

"Ya kegiatan ini untuk menjalin solidaritas dan kebersamaan kita semua aplikasi dan sesama ojol bisa menjadi satu, menjadi Jogjakarta yang istimewa," jelas Setianto.

Kegiatan serupa juga telah dimanfaatkan di berbagai daerah sebagai sarana mempererat kemitraan dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada komunitas ojek online. (Jauh Hari Wawan)


share on: