Yogyapos.com (BANTUL) - Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi Pilkda Bantul yang akan dilangsungkan 9 Desember 2020, KPU Bantul menyiapkan simulasi pemungutan suara. Rencana simulasi diselenggarakan pada 21 November di Dusun Pasutan, Trirenggo Kabupaten ini.
Hal itu diungkapkan oleh Divisi Teknis KPU Bantul, Joko Santosa, di Bantul, Minggu (15/11). Dijelaskan bahwa simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini, akan mempraktikkan sejak petugas membuka pemungutan sampai dengan pengiriman hasil penghitungan ke kecamatan.
“Para peserta simulasi ini adalah petugas KPPS yang nantinya akan bertugas di tanggal 9 Desember 2020. Dalam simulasi ini juga akan dipraktekkan pemberlakuan protokol kesehatan di setiap alur pemungutan seperti pemilih akan diukur suhu tubuhnya selanjutnya pemilih akan diberikan sarung tangan sekali pakai dan para pemilih berada di TPS dengan tetap menjaga jarak,” jelasnya.
Selain itu juga diisi pula dengan penerapan protokol kesehatan, praktik pengisian formulir hasil coblosan dengan metode aplikasi Sirekap.
Meskipun hasil akhir yang akan digunakan adalah hasil perhitungan manual, tetapi Sirekap tetap akan dijalankan sebagai bentuk publikasi dan transparansi proses penghitungan suara.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menegaskan bahwa untuk setiap TPS nantinya akan dilengkapi dengan alat pelindung diri yaitu face shield dan masker untuk KPPS, hand sanitizer dan perlengkapan cuci tangan, selain itu di masing-masing TPS juga akan diberikan perlengkapan sprayer beserta disinfektan. Proses sterilisasi dengan disinfektan di TPS akan dilakukan secara berkala oleh petugas ketertiban TPS sejak sebelum pemungutan suara dimulai sampai dengan penghitungan suara selesai.
“Saat ini alat pelindung diri (APD) untuk TPS sedang dilakukan proses pengepakan di KPU Bantul. Direncanakan APD akan dikirim secara berkala melalui penyelenggara ditingkat kecamatan dan selanjutnya didistribusikan ke TPS sehari sebelum pemungutan suara berlangsung,” katanya. (Supardi)
