Yogyapos.com (BANTUL) – Dinilai berjasa dalam melakukan pencegahan dan percepatan pemberanasan Covid-19, semua lurah desa di Bantul berjumlah 75 orang memperoleh penghargaan dari Pemerintah Kabupaten. Penyerahan penghargaan diwakilkan kepada 6 lurah, di Parasamya, Rabu (16/9/202 .
Keenam lurah yang mewakili penerimaan penghargaan masing-masing Dwi Yuli Purwanfi SH (Lurah Girirejo, Imogiri), Marhadi Badrun (Seloharjo, Pundong). Ngadimin (Argorejo, Sedayu), Sarjoko (Baruretno, Banguntapan), Wisnu Ardi (Tirtonirmolo, Kasiha dan Sutrisno (Murtigading, Sanden).
Pemberian penghargaan dilakukan oleh Bupati Drs H Suharsono, Wakil Bupati Abdul Halim Muslih dan Sekda Helmi Jamharis.
Suharsono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peran dan pengabdian para lurah, terutama kepada para penerima penghargaan ini.
“Saya rasa menangani Covid-19 merupakan salah satu atensi yang harus dilakukan oleh para lurah dan semua pihak. Peran para lurah patut diteladani,” katanya.
Sementara itu, Helmi Jamharis dalam laporannya mengatakan, pemberantasan dan pencegahan Covid-19 menguras tenaga, pikiran dan anggaran yang besar. Pekerjaan demikian tetap harus dillakukan hingga saat ini di Bantul.
Senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bantul, dr Agus Budi Raharjo MKes, bahwa perkembangan Covid-19 di Bantul trennya cenderung bertambah menuju ke puncak.
“Jumlah yang positif mencapai 579 orang, yang sembuh 479 orang dan yang meninggal dunia 42 orang,” jelasnya.
Menurutnya, yang perlu diwaspadai oleh semua pihak adalah sikap ogah-ogaha dan tak peduli dengan upaya pencegahan. Misalnya enggan menjalani Swab Test, memakai masker dan tak percaya akan adanya Covid-19. (Supardi)
