Mangkrak, Depo Sampah di Dusun Panasan Sleman

share on:
Depo sampah terlihat tak terurus sejak dibangun tahun 2016 | Agung DP

Yogyapos.com (SLEMAN) - Depo sampah di Dusun Panasan Sleman kondisinya memprihatinkan. Meski pembangunannya sudah dilakukan sejak 2016, tapi proyek dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Sleman ini pemfungsiannya tak terurus.

Bangunan tersebut dikelilingi pagar dari batako terlihat mangkrak, karena di sekitar gedung ditumbuhi rumput liar dan alang-alang yang semakin meninggi serta temboknya juga penuh coret-coret.

Sejumlah warga Triharjo Sleman menyayangkan, bahkan mempertanyakan pemanfaatan Depo sampah yang menelan biaya Rp 300 juta, di atas tanah Kas Desa itu. “Kabarnya mau digunakan untuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Tapi sampai sekarang mangkrak,” ujar Dwi, warga Triharjo.


Jalan utama menuju Depo sampah yang mangkrak | Agung DP

Kasi Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Suryantana yang hendak dikonfirmasi yogyapos.com, ternyata tidak berada di tempat. Menurut seorang stafnya yang bersangkutan sedang di lapangan. Meski demikian stan ini ini menginformasikan terkait pembangunan dan rencana pengoperasiannya, hal itu sudah diserahkan ke UPT selaku instansi yang berwenang. Sedangkan DLH persampahan hanya berkaitan pembangunan fisiknya bahkan jalan menuju depo sudah selesai dibangun juga.

Sementara itu Kepala UPT Pelayanan Persampahan dan Air Limbah, Sri Restuti Nurhidayah ST sewaktu dikonfirmasi yogyapos.com di ruang kerjanya, Senin (7/1) di tidak ada di tempat.

“Laptopnya masih ada, mungkin ibu (Sri Restuti, red) sedang keluar sebentar,” ujar Mukadi, salah seorang staf di kantor tersebut. (Agung DP)

 


share on: