DI WILAYAH Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel menyimpan beragam potensi seni dan budaya, diantaranya seni Badui, Jathilan, Ketoprak, Kubro Siswo dan memiliki sejumlah seniman tari kreasi. Hal tersebut dapat disaksikan bersama saat digelar Festival Van Der Wijck yang dilangsungkan di Dusun Tangisan, Banyurejo pada Jumat - Sabtu (18- 19 Maret 2022).
Adalah, Nabila Fir Amanda Latifa (10), dirinya bersama remaja yang lain turut menyemarakkan perhelatan seni terbesar di wilayah Sleman Barat. Meski masih belia dara ayu warga Dusun Barongan RT 03 RW 15 Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel kerap menorehkan prestasi pada berbagai perhelatan event seni tari kreasi, baik ditingkat lokal maupun nasional.
“Anak saya mulai suka dan belajar menari sejak umur lima tahun, awalnya di sanggar tari Kinari Larasati, hingga saat ini hampir berumur sebelas tahun,” ujar Irwan Darmanta, ayahnda dari Nabila disela Festival Van Der Wijck, Sabtu (19/3/2022).

Nabila saat tampil di Festival Van der Wijck || YP-Eko Purwono
Nabila, begitu dia kerap disapa, merupakan salah satu siswa yang tercatat tengah menimba ilmu di SD Negeri Banyurejo 2 Tempel. Segudang prestasi bidang seni tari kreasi berhasil disabet oleh dia pada sejumlah kompetisi, salah satunya menyabet trofi Dikpora Provinsi DIY sebagai Juara I lomba tari kreasi baru tunggal DIY dan Jateng dalam rangka memperingati Hari Ibu pada 24 Desember 2017 yang diselenggarakan oleh Sanggar Tari Sekar Mataram di Jayakarta Hotel Sleman.
“Alhamdulillah, selama ini bisa tampil mengikuti sejumlah perlombaan, untuk piala yang diraih sudah cukup banyak ada sekitar 28 piala dan beberapa penghargaan,” ungkap Irwan yang juga menjabat selaku Jogoboyo Kalurahan Banyurejo.
Meski pernah merasakan terpaan pandemi Covid -19 yang berdampak pada semua lini kehidupan termasuk pekerja seni, namun hal itu tidak menyurutkan untuk terus mengembangkan bakat seninya, sejumlah lomba uang digelar melalui virtual juga diikutinya.
“Pas awal-awal pandemi Covid-19, pernah mengikuti lomba online, dan Alhamdullilah dapat meraih sebagai juara Favorit tari online Sedulur Nyeni,” imbuhnya.
Nabila sendiri mengaku bahwa keberhasilannya didunia seni tari tentunya tak terlepas dari doa dan dukungan kedua orang tuanya dan juga teman- teman sesama seniman bidang tari.

Nabila dan seabrek piala penghargaan || YP-Ist
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, dan khusus buat orang tua serta guru-guru, dan hari ini kami bangga bisa tampil pada acara Festival Van Der Wijck dengan menampilkan tari kreasi Tirta Hanuraga, semoga ini bisa memotivasi diri saya sendiri juga teman- teman,” katanya. (Eko Purwono)
Sejumlah perlombaan dan prestasi yang pernah diikuti Nabila :
1. Juara I Trofi Bupati Bantul pada lomba tari kreasi baru tunggal tingkat TK-SD, memperingati Hari Anak Nasional pada 22 Juli 2018
2. Juara 1 Festival Hari anak #7 PGSD UNY
3. Juara 2 Festival Hari anak #8 PGSD UNY
4. Juara 1 pada Dinas Koperasi tahun 2019.
5. Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) Kapanewon Tempel.
6. Juara 1 Program Pembinaan Minat dan Bakat Istimewa (PPMBI) Kecamatan Tempel.
7. Juara 1 PPMBI Kabupaten Sleman
8. Juara III Lomba Kreasi Tari Kreatif kategori remaja umur 9-14 tahun pada Promosi Wisata Taman Girli pada 23 Januari 2022.
9. Juara Harapan II pada lomba menari tunggal usia kurang 12 tahun di Jogja City Mall pada 27 November 2021.[]
