Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Dandim 0732 Sleman Letkol Arm Danny Arianto membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahun 2024 Kabupaten Sleman, di Lapangan Breksi, Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Selasa (20/2/2024).
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah’ ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Sleman. Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyerahan alat kerja secara simbolis.
BACA JUGA: THN AMIN DIY Libatkan Ratusan Personel Pantau Rekapitulasi di 78 Kecamatan, Buka Form Aduan
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada pimpinan dan anggota TNI di Kabupaten Sleman yang melaksanakan program TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2024.
Menurutnya, melalui program TMMD , pekerjaan pembangunan berbagai sarana dan prasarana yang berat dapat menjadi ringan karena dilaksanakan secara bersama-sama atau gotong royong dengan melibatkan masyarakat dan anggota TNI.
BACA JUGA: Klaim Satu Putaran dan Pesta 'Kemenangan' Tak Baik
“Program TMMD ini dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup dimasyarakat menuju kehidupan sosial yang lebih maju sejahtera dan mandiri,” jelasnya.
Ia juga berharap pembangunan yang dihasilkan dari program TMMD ini dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0732/Sleman Letkol Arm Danny Arianto Pardamean Girsang dalam keterangannya menyampaikan bahwa pada pelaksanaan program TMMD kali ini akan dilaksanakan di Kalurahan Sambirejo Kapanewon Prambanan dengan menyasar pembangunan fisik dan non-fisik yang berlangsung selama 30 hari mulai tanggal 20 Februari 2024 sampai dengan 20 Maret 2024.
BACA JUGA: Dari Pidato Pasca Pengumuman Quick Count, Akankah Prabowo Tanpa Mega?
Adapun sasaran fisik yang dimaksud yaitu pembuatan corblok jalan, pembangunan pos kamling, dan renovasi tiga rumah tidak layak huni. Sementara untuk sasaran non-fisik yaitu Penyuluhan pencegahan Stunting meningkatkan peran Posyandu dan posbindu PTM (Penyakit tidak menular), Penyuluhan wawasan kebangsaan/PPBN, dan Penyuluhan Kamtibmas, Kejahatan jalanan bullying.
Sedangkan dana pelaksanaan TMMD Tahap I ini berasal dari 4 sumber anggaran yaitu hibah APBD DIY sebesar Rp 75.000.000, APBD Sleman Rp 375.000.000, serta APBKal Sambirejo dan Swadaya Masyarakat.
Kegiatan pembukaan program TMMD Sengkuyung tahan I tahun 2024 ini diakhiri dengan peninjauan secara langsung oleh Bupati Sleman beserta Forkopimda di lokasi pembuatan corblok jalan. (*/Agn)
