Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman mencanangkan program Vaksin Japanese Enchepalitis, di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Sardonoharjo Ngaglik Sleman, Senin (2/9/2024).
Kegiatan ini untuk mencegah penyakit radang otak. Suntikan pertama Vaksin Japanese Enchepalitis dilakukan pertama kepada Abdullah Kisha, salah satu santri pondok pesantren pompes Sunan Pandanaran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular(P2PL) Dinas Kesehatan Sleman dr Khamidah Yuliati MMR pada media mengatakan, suntik vaksin Japanese Enchepalitis di Kabupaten Sleman akan menyasar 227 ribu anak usia sembilan bulan hingga kurang 15 tahun, dimulai bulan September hingga Oktober.
“Dari total sasaran itu menargetkan 95 persen anak bisa divaksin agar terhindsr dari resiko radang otak ini,” ujarnya.
Sosialisasi pencanangan vaksin Japanese Echepalitis || YP-Agung Dwi Purwanto
Lebih lanjut dijelaskan, untuk tahap pertama akan dimulai pada September yang menyasar 100 santri Ponpes Sunan Pandanaran, untuk disuntik Vaksin Japanese Enchepalitis pencegahan radang otak.
”Suntik vaksin ini sekali saja,” jelasnya.
Kemudian untuk suntik vaksin tahap kedua, akan dilakukan mulai bulan November, namun sifatnya vaksin rutin menyasar anak usia 10 bulan. Setiap puskesmas di masing-masing kapanewon, sudah melakukan pemetaan untuk melaksanakan kegiatan suntik vaksin
Sementara itu Dewan Pengasuh dan Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islan Sunan Pandanaran, Dr KH Imaduddin Sukamto MM, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah,telah memilih Ponpes Sunan Pandanaran untuk mengawali program vaksin Japa nese Enchepalitis. (Agn)
