Pemkab Sleman Siap 'Jual' 13 Museum ke Cirebon

share on:
Tim Dialog Museum Sleman sesaat sebelum bertolak ke Cirebon || YP-

Yogyapos.com (SLEMAN) - Plh Kepala Bidang Sejarah, Bahasa Sastra dan Pemasaran Dinas Kebudayaan Sleman, Warsito SS MAP Pemerintah Kabupaten Sleman berencana menjual 13 Museum ke Cirebon yang akan dikemas dalam acara Travel Dialog Museum, pada 23 Maret 2022. 

Lebih lanjut Warsito mengatakan, Tim Dialog Museum Sleman terdiri dari 21 orang diantaranya perwakilan 13 museum dan perwakilan Forum Komunikasi Museum Sleman (FKMS) serta Tim Dinas Kebudayaan selaku penyelenggara.

BACA JUGA:  https://www.yogyapos.com/berita-joko-purnomo-cetuskan-program-kunjungan-ke-museum-bagi-pelajar-3799

“Ajang travel dialog museum  akan doselenggarakan di Batiqa Hotel kota Cirebon dengan menghadirkan 45 travel agent yang bergabung dalam ASITA kota Cirebon dan 45 Kepala Sekolah SD dan SMP kota Cirebon dalam agenda terpisah,” terang Warsito yang juga sebagai Kepala Bidang Warisan Budaya Sleman.

Sedangkan perwakilan ke-13 museum tersebut berasal dari Museum Ulen Sentanu, Museum Mini Sisa Hartaku, Museum Gempa Prof Sarwidi, Museum Monomen Pancasila, Museum Jogja Kembali, Museum UGM, Museum Pendidikan Indonesia UNY, Museum Afandi, Museum Geologo Meneral UPN Veteran, Museum Pusat Dirgantara Mandala TNI AU, Museum Gunungv Merapi (MGM), Museum Pergerakan Wanita Indonesia, dan  Museum Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono. 

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-mahasiswa-amerika-terkesan-kunjungi-pameran-museum-sleman-7570

“Selai itu juga ikut dijual Museum Anak Bajang, Museum Air Jogja Bay, Museum Plataran, Museum Candi Prambanan, Museum Bakalan serta Museum BPCB DIY,” pungkasnya saat bersiap-siap memimpin keberangkatan Tim Travel Dialog Museum Sleman. (Agn)


share on: