Pemkot Yogya Lakukan Tracing PKL Malioboro

share on:
Heroe Poerwadi (kiri) saat memberi keterangan pers || YP-Ist  

Yogyapos.com. (YOGYA) - Terkait meninggalnya PKL Malioboro, Ny Ponirah warga Gemblakan yang terpapar Covid-19, Pemkot Yogya bergerak cepat dengan melakukan tracing terhadap sejumlah pedagang di Malioboro yang kontak langsung dengan korban.

Hasil dari tracing tersebut diketahui bahwa anak almarhumah yang selama ini tinggal bersama dan merawat korban juga terpapar positif. Selain anak dari almarhumah yang terkonfirmasi positif, ada 6 orang lagi yang menunggu giliran untuk diswab.

Wawali Yogya Heroe Poerwadi mengutarakan, dengan melihat perkembangan kasus OTG yang semakin banyak, kini pihaknya sedang mengupayakan untuk mengusahakan shelter baru. Sebab perkembangan yang terjadi menuntut untuk lebih waspada terhadap sebaran OTG. 

“Untuk kasus ini proses tracing masih terus dikembangkan, termasuk untuk melakukan swab.  Kami juga sedang mengupayakan untuk membuat rumah sakit lapangan jika tidak segera ditemukan tempat yang layak dan memadai,” kata Wawali di Ruang Sadewa Balaikota Rabu (9/9/2020).

Lanjut Heroe, selama ini pihaknya sudah mengupayakan hotel, tetapi sebagian besar saat ini hotel sudah ada tamu yang menginap. Sedangkan mess atau balai diklat hampir semuanya sedang digunakan untuk pendidikan.

Seperti diketahui Ny Ponirah adalah PKL yang berjualan di zona 3. Korban sempat dirawat di RS hadjo Lukito sebelum akhirnya meninggal pada Sabtu (5/9/2020) lalu. Jenazah korban dimakamkan di Kulonprogo. (Fadholy)

 

 


share on: