Yogyapos.com (SLEMAN) - Proyek Penataan dan Pembenahan Lingkungan Museum Terbuka (PPLMT) di wilayah Padukuhan Bakalan, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman telah rampung.
Proyek yang menyerap anggaran bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN TA 2020 senilai Rp 464 juta kini dalam proses Provisional Hand Over
(PHO) atau serah terima hasil pekerjaan pertama dari kontraktor CV Praba Saputra Jaya.
Pantauan yogjapos.com, Selasa (10/11/2020) terdapat genangan-genangan air sisa hujan pada sejumlah titik. Nampak pula sisa-sisa bangunan bekas erupsi Gunung Merapi 2010. Sedangkan akses jalan dari jalan aspal menuju lokasi terlihat masih buruk.
Pada bagian bangunan yang menghadap ke jalan di sisi selatan terdapat penanda berupa tulisan berukuran besar Vulcanic Park yang terlihat sudah mulai berlumut.
Menurut Pelaksana Teknis proyek PPLM Dinas Pariwisata Sleman, Dewi Setiowati bahwa pekerjaan proyek telah rampung. Sejumlah fasilitas yang digarap diantaranya berupa penataan taman atau landscape, 1 unit toilet dan 5 unit pergola dan penanaman pohon. Didirikan di atas tanah telah dibeli Pemkab Sleman pada tahun 2018.
“Besok (Kamis, 12/11/2020-red) akan diserahkan dari kontraktor kepada Pemkab Sleman, masih PHO dan ada masa pemeliharaan selama 6 bulan kedepan, dengan dana alokasi khusus kurang lebih Rp 400 juta,” terang Dewi, Rabu (11/11/2020).
Sedangkan pembukaan akses jalan sampai ke balkon telah dibangun pada 2019. Termasuk akses jalan masuk ke lokasi sudah dibangun pada tahun 2019,untuk pemeliharaan akan kita anggarkan setiap tahun. (Eko Purwono)
