Satpol PP Bantul Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

share on:
Kasat Pol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul memperketat pengawasan untuk penegakkan protokoler kesehatan di masyarakat. Hal ini dilakukan seiring kebijakan perpanjangan waktu ke lima tentang status tanggap darurat bencana Covid-19 oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

“Kami tingkatkan pengawasan yaitu melalui berbagai hal diantaranya patroli, imbauan dan pemberlakuan teguran maupun sanksi kepada masyarakat yang tidak mengindahkan protokoler kesehatan peecepatan pemberantasan Covid-19,” kata Kasat Pol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta kepada yogyapos.com, di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2020).

Lokasi yang dijadikan sasaran yaitu tempat tempat umum yang sering untuk konsentarasi massa. Misalnya pasar-pasar tradisional, juga instansi pemerintah dan swasta.

Itu semua bertujuan agar masyarakat secara umum mentaati protokoler kesehatan percecepatan pemberantasan Covid-19. Sehingga pandemi itu tidak meluas dan secepatnya bisa lenyap.

“Ini kami lakukan merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur DIY Nomor 286/Kep/Sep/2020 tentang penetapan perpanjangan  ke lima status tanggap darurat bencana Covid-19 di DIY. Keputusan ini ditandatangani oleh Gubernur DIY pada 29 September 2020.  Tanggal perpanjangannya tanggal 1 hingga 30 Oktober 2020,” tambah Yulius Suharta.

Ia menegaskan, yang harus diketahui dan dimengerti oleh masyarakat bahwa  pendemi Covid-19 di Bantul masih terjadi. Ini memerlukan kewaspadaan oleh semua pihak dengan berdisiplin berprotokoler kesehatan.

Mengenai upaya pencegahan Covid-19 yang telah dilakukan oleh Satpol PP Bantul diantaranya memberikan imbauan, sosialisasi, peringatan serta membagikan masker kepada masayarakat di tempat kerumunan massa.

“Masyarakat diharapkan tetap melakukan kegiatan kesehariannya diantaranya bekerja, namun harus mentaati protokoler kesehatan yang berlaku,” pungkas Yulius. (Supardi)

 


share on: