Sejumlah Ruko di Pasar Seni Gabusan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

share on:
Kondisi kios yang hangus terbakar di Pasar Gabusan Bantul || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) – Belasan ruko di Pasar Seni Gabusan (PSG) Timbulharjo Sewon Bantul yang berisikan berbagai jenis barang kerajinan dan benda berharga lainya hangus terbakar, pada Jumat (24/10/2025) malam.

"Jumlah kios yang terbakar sebanyak 14 unit, masing-masing berukuran 3x2 meter,” ungkap Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto.

BACA JUGA: Bayi di Dalam Kotak Gabus, Siapa Punya?

Iptu Rita mengungkapkan, diantara ruko-ruko itu adalah milik Mardebit wargaTrimulyo Jetis Bantul. Di dalamnya terdapat besi industrial.  Kemudian ruko milik Iqbal (47) asal Belitung Banten yang didalamnya terdapat sepeda ontel, kerajinan dari manik-manik, etalase, gelang kalung dari benang dan batu. Selain itu ruko milik Husin Kusuma Wijaya (47) warga Bantul. Barang-barang yang ada di dalamnya tesebut hangus terbakar.

Musibah kebakaran ini diketahui saksi yang pada malam itu sedang duduk-duduk di sebelah selatan kios berjarak sekitar 30 meter. Saksi mendengar suara letusan letusan kecil dan genteng yang jatuh dari salah satu kios.

BACA JUGA: Launching Pamapta di Polda DIY: Wujud Polisi Cepat, Tepat dan Humanis

Karena penasaran, ia langsung ke lokasi asal suara tersebut. Sesampai di lokasi terlihat olehnya sebuah kios terbakar. Menyaksikan hal itu ia segera memadamkan sentral listrik dan berusaha memadamkan api bersama rekan-rekannya yang berada disekitar lokasi menggunakan alat seadanya.     

Sementara itu pada saat bersamaan sejumlah orang yang sedang kongkow di sekitar lokasi juga melihat kobaran api dari dalam komplek PSG. Mereka ikut berusaha melakukan pemadaman. Sebagian diantaranya menghubungi BPBD Kabupaten Bantul untuk minta bantuan pemadaman dan hal itu dirispon oleh BPBD Bantul.

BACA JUGA: Bayi di Dalam Kotak Gabus, Siapa Punya?

Berkat kesigapan petugas BPBD Bantul yang datang ke lokasi berikut 4 mobil pemadam kebakaran, maka api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 22.30 WIB.

Dugaan sementara, kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting Listrik. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.  (*/Spd)


share on: