Sukses Pertunjukan Pekan Lalu, Warga Berharap Jatilan Songbanyu Digelar Rutin di Pantai Krokoh

share on:
Jatilan dan Pecutan penuh estetika, di Pantai Krokoh, Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul || YP-Sarwanto H Swarso

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Setelah sukses menggelar pertunjukan Jatilan dan Pecutan penuh estetika, di Pantai Krokoh, Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul, Minggu 26 Februari 2023  -- dengan menghadirkan bintang tamu dari Surakarta dan Kediri -- sejumlah tokoh masyarakat Kalurahan Songbanyu masih berharap agar kegiatan tersebut diadakan, diagendakan rutin di tempat yang sama.

Sejumlah tokoh masyarakat yang dihubungi yogyapos.com, diantaranya Prihadi, mantan Kepala Desa Songbanyu, Saidi, pengurus lembaga masyarakat dan Maz Sukam, tokoh pemuda setempat yang sekaligus panitia kegiatan.

BACA JUGA:  Grup Captain Piyasak Sumettikon Berkunjung ke Muspusdirla

Menurut Prihadi, kegiatan semacam ini harus terus diselenggarakan. Sehingga kreativitas anak-anak muda tersalurkan, sebab membangun desa atau kalurahan itu kunci keberhasilannya ada pada generasi muda. 

“Jika generasi mudanya bersemangat membangun, maka desa kita akan cepat maju. Namun jika anak mudanya patah semangat, letoy, maka kita akan jalan di tempat,” ujar Prihadi.

Dua penyanyi (duduk) yang ikut kolaborasi dalam pertunukan jatilan || YP-Sarwanto H Swarso

Ditambahkan, bahwa warga Kalurahan Songbanyu harus lebih bersemangat lagi membangun wilayahnya, mengingat desa tersebut termasuk desa tertinggal dibandingkan desa-desa lain di Gunungkidul. 

BACA JUGA:  JCW Mengapresiasi Hakim yang Memvonis Penjara 7 Tahun Eks Walikota Yogya

“Letak kalurahan Songbanyu juga jauh dari Kota Kabupaten, tepatnya sudah berdekatan dengan Australia,” kata Prihadi, tersenyum.

Sementara tokoh masyarakat yang lain berharap agar pemerintah Kabupaten, Propinsi bahkan Pusat memberi perhatian khusus kepada Kalurahan Songbanyu. Seperti dikatakan Saidi, yang saat ini menjadi Pengurus LPMK di Kalurahan Songbanyu, kehadiran para pejabat ke kalurahan ini sangat penting maknanya. Sebab, Kalurahan Songbanyu yang berada di pinggir pantai selatan, mestinya dipandang sebagai wilayah strategis dari perspektif ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan negara. 

“Pantai Selatan di wilayah Songbanyu, khususnya Pelabuhan Sadeng yang terletak kurang dari 5 kilometer dari Pantai Krokoh, memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional. Oleh karena itu, infrastruktur di sekitar Pelabuhan Sadeng dan destinasi wisata Pantai Krokoh, wajib diperhatikan,” kata Saidi yang dibenarkan juga oleh Prihadi, sekaligus sebagai kalimat-kalimat permohonan kepada pemerintah untuk memperhatikan pembanguan di Kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Kejutan! Bekas Walkot Yogya Haryadi Suyuti Divonis Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

“Keberadaan JJLS menjadi penting demi suksesnya pariwisata pantai di Gunungkidul, termasuk juga Pantai Sadeng, Pantai Krokoh, serta harus punya dampak ekonomi bagi masyarakat Kalurahan Songbanyu dan sekitarnya,” timpal Prihadi dan dikatakan bahwa Pantai Sadeng yang terletak di Kalurahan Songbanyu – Girisubo, merupakan Pelabuhan Pendaratan Ikan terbesar di DIY. Karenanya, perlu ada obyek wisata lainnya di sekitar Pantai Sadeng yang bisa menjadi obyek wisata alternatif, agar wisatawan setelah tiba di Sadeng tidak langsung pulang, tapi masih bisa menikmati obyek wisata yang lain.

Sementara itu, pertunjukkan jatilan dan pecutan di Pantai Krokoh, Minggu yang lalu, dibanjiri penonton dari berbagai daerah. Dengan adanya pertujukkan seni di pinggir pantai ini, membuat orang luar daerah menjadi tahu akan kecantikan Pantai Krokoh tersebut.

BACA JUGA:  Otto Hasibuan Akan Melantik Pengurus DPC Peradi Yogya dan YLC Periode 2023-2028

“Karena ini pentas perdana, segala kekurangan mohon dimaafkan. Kekurangan panitia dalam penyelenggaraan kegiatan ini, akan menjadi bahan evaluasi. Kegiatan yang akan datang, semoga menjadi lebih baik,” kata Mas Sukam, panitia Pentas Jatilan ini.

Penewu Girisubo, Slamet Winarno SSos || YP-Sarwanto H Swarso

Sementara itu Ketua DPRD Gununngkidul, Endah Subekti Kuntariningsih SE mengatakan pertunjukkan di pinggir pantai ini sangat bagus sebagai media promosi obyek wisata baru. Namun demikian, dia berharap agar pertunjukkan di pinggir Pantai Krokoh ini, terus diulang-ulang, menggelar event-event lainnya, sampai kemudian banyak orang (wisatawan) tahu tentang Pantai Krokoh. Tentu saja suksesnya promosi destinasi obyek wisata baru ini, juga harus didukung dengan promosi di media massa dan Sosmed secara lebih memadai. 

Disampaikan Ketua DPRD Gunungkidul itu dalam sambutannya, pihaknya akan membantu mengupayakan pembenahan infrastruktur jalan, khususnya jalan dari Sadeng menuju ke Krokoh.

“Mbak Endah kolo wau sampun matur Pak Lurah, supados saking Sadeng meniko dumugi Krokoh cepet, Pak Penewu anggaran perubahan meniko, bantuan keungan khusus Mbak Endah, mlebet mergi meniko, tembus dumugi Sadeng. Mangke menawi kurang, anggaran murni 2024 taksih kulo tambahi malih, sampun kito input,” ujar Endah dalam Bahasa Jawa. 

BACA JUGA:  Menkopolhukam Pastikan Tak Ada Penundaan Pemilu 2024

Sementara Penewu Girisubo, Slamet Winarno SSos, memberikan apresiasi kepada kegiatan anak-anak muda Kalurahan Songbanyu ini. Penewu (Camat) yang dikenal dekat dengan kalangan muda ini,  berharap agar ke depan anak-anak muda bisa menggagas kegiatan yang unik dan kreatif, sehingga bisa viral dan secara efektif mampu mempublikasikan potensi Kapanewon Girisubo ke publik dan kepada para pelaku wisata.

“Sepanjang memiliki konsep yang jelas, terukur, positif bagi upaya meningkatkan ekonomi masyarakat Girisubo, pasti saya dukung,” ujar Pak Penewu yang sering blusukan ke Kalurahan hingga Padukuhan di Kapanewon Girisubo itu. (Sarwanto H Swarso)


share on: