Tasmiyati, Sanitarian RSUD Wonosari Peroleh Penghargaan dari Kemenkes RI

share on:
Sanitarian RSUD Wonosari Gunungkidul, Tasmiyati meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI || YP-Ist

Yogypos.com (WONOSARI) - Sanitarian RSUD Wonosari Kabupaten Gunungkidul, Tasmiyati ST meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

Penghargaan diterima dalam acara Penganugerahan Penghargaan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Teladan Tingkat Nasional Tahun 2023 Kementerian Kesehatan RI yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta Selatan. 

Tasmiyati mengatakan keberhasilan meraih penghargaan ini diawali dari seleksi tingkat kabupaten, kemudian masuk seleksi provinsi dan  berhasil menjadi juara 1 sehingga maju ke tingkat nasional mewakili DIY. 

Dari seleksi itu sanitarian kebanggaan RSUD Wonosari ini mampu tembus 6 besar nasional  dan berhasil tembus ke Jakarta untuk mendapatkan penghargaan sebagai tenaga kesehatan teladan tingkat nasional dari Menteri kesehatan.

“Pada kompetisi tingkat nasional melalui seleksi makalah dan video yang saya dikirim, Alhamdulillah mampu masuk 10 besar dan maju ke tahap seleksi selanjutnya yaitu wawancara dan presentasi,” kata Kepala Instalasi Sanitasi RSUD Wonosari ini kepada yogyapos.com, Jumat (18/8/2023).

Kesuksesan perempuan kelahiran 20 Juli 1987 ini tak seperti membalikkan telapak tangan,  dirinya merupakan seorang tenaga sanitasi lingkungan telah mengabdi di RSUD Wonosari sejak tahun 2010, tak sedikit inovasi yang berhasil ditorehkan.

“Kuncinya bekerja dengan penuh dedikasi dan selalu menciptakan inovasi dan kreatifitas,” tuturnya.

Diungkapkan, yang menjadi salah satu motivasi, lantaran sekian lama nakes dari Gunungkidul tidak tembus penghargaan nakes teladan, akhirnya tahun ini ada perwakilan dari bumi Handayani tersebut yang menerima penghargaan dari kementerian kesehatan. 

“Ini merupakan prestasi kita bersama, diucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan SDM Kesehatan Teladan Sebagai agen perubahan peduli, empati, solutif untuk menyelesaikan masalah dan sesama Tenaga Kesehatan dan kader dapat menjadi contoh bagi keluarga, masyarakat untuk bergaya hidup sehat dan berperilaku adaptif dengan teknologi informasi serta SDM Kesehatan Teladan khususnya tenaga kesehatan harus mampu mengembangkan diri dan berprestasi di kancah internasional.

“SDM Kesehatan Teladan harus menjadi agen perubahan peduli, empati, solutif untuk menyelesaikan masalah dan sesama Tenaga Kesehatan dan kader dapat menjadi contoh bagi keluarga bagi masyarakat untuk bergaya hidup sehat dan berperilaku adaptif dengan teknologi informasi dan SDM Kesehatan Teladan khususnya tenaga kesehatan harus mampu mengembangkan diri dan berprestasi di kancah internasional,” kata Budi Gunadi.

Pada kegiatan ini diberikan penghargaan kepada 258 nakes yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Penganugerahan kepada nakes teladan se Indonesia berlangsung pada tanggal 14-19 Agustus 2023. (Opo)

 

 

 

 


share on: