Yogyapos.com (YOGYA) – Teater Eska kembali akan menggelar Studi Pentas XII pasca pandemi Covid-19 dengan mengangkat naskah drama ‘Jam Dinding yang Berdetak’ karya Nano Riantiarno, di Gelanggang Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada 16 Maret 2023 pukul 19.00 WIB.
Oman selaku pimpinan produksi mengatakan, studi pentas kali ini disutradarai Khuluq dengan melibatkan pemain-pemain baru diantaranya Arya, Yaya, Khasbi, Ana, Aisy, Dzul Haq dan Teddy.
“Semua pendukung pementasan ini tergolong baru. Termasuk para penata panggung, lighting, dan penata musiknya. Dikemas juga dengan multi media oleh Mas Lukman. Penyutradaraan oleh Khuluq didampingi Asisten Sutradara Rahmah,” ujar Oman kepada yogyapos.com, di sela latihan, Sabtu (11/3/2023) malam.
Naskan karya Riantiarno ini menemukan relevansinya dengan kondisi negara-negara di belahan dunia kini. Berkisar dari krisis moneter yang melanda suatu negara berimbas pula terhadap situasi kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya, tidak terkecuali yang dialami oleh keluarga Pattiwel.
Selama 25 tahun sudah keluarga Pattiwel menjalani kehidupannya di tengah masyarakat. Ketika krisis moneter melanda, membuat semuanya berubah: mereka jatuh miskin dan tidak lagi berkecukupan. Berbagai konflik pun meneyeruak, membelit hari-hari yang kritis itu.
“Tentang bagaimana keluarga Pattiwel menghadapi gelombang krisis itu selanjutnya? Mari kita saksikan pementasan kami,” tandas Oman.
Oman meyakinkan, bahwa pementasannya nanti akan sanggup dijadikan katup pelepas kegerahan sosial, kaca introspeksi dan inspirasi dalam menghadapi kemelut kehidupan. Dan tentu saja seperti kekhasan naskah-naskah Riantiarno, tentu saja ada sinisme dan gelak tawa. (Met)
