Terimbas Proyek Tol, Warga Pundong Mlati Tagih Janji Akses Jalan Kampung

share on:
Spanduk protes dari warga yang terpampang di bibir underpass || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga Dusun Pundong III dan IV, Kalurahan Tirtoadi Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman DIY memasang sejumlah spanduk berisikan kekecewaan ditujukan kepada pemrakarsa proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1. Mereka menagih janji terkait pengganti jalan dusun.

Warga geram lantaran pengganti akses jalan umum yang disanggupi inisiator proyek hingga kini belum terrealisasi. Buntutnya mereka memasang beberapa banner dibagian box underpass berbunyi : ‘Penuhi Janjimu Mengganti Jalan Dusun, Sabar Ono Watese’, spanduk di lain lokasi menyebutkan : ‘Berikan Hak Akses Jalan Kami’, ‘Kami Warga Pundong III dan IV Menuntut Hak Akses Jalan Kami’.

Dukuh Pundong III, Pekik Basuki mengatakan, beberapa spanduk sengaja dipasang oleh warga. Pihaknya menyayangkan sikap pemrakarsa proyek yang selama ini dinilai mengabaikan aspirasi warga terkait rencana mengganti akses jalan kampung yang tertimbun pada ruas jalan tol. 

Dukuh Pundong III, Pekik Basuki || YP- Eko Purwono

“Iya spanduk-spanduk itu sengaja kami pasang, karena selama ini tidak ada kejelasan terkait pengganti jalan dusun yang terdampak proyek jalan tol,” ujar Pekik, Selasa (15/10/2024). 

Padahal, ungkap Pekik, saat sosialisasi sebelum pembangunan pihak proyek pernah menjanjikan adanya pengganti fasilitas umum, salah satunya jalan. Bahkan pihaknya telah bersurat kepada kontraktor maupun PT. Jasamarga Jogja Bawen selalu pemilik proyek. Di sisi lain jalan tersebut merupakan akses penghubung antar dusun dan antar kalurahan yang dibutuhkan warga. 

“Kami disuruh membuat surat permohonan atau proposal pada 2022, permohonan kedua pada tahun 2023, seperti janji waktu sosialisasi akan diganti, warga was-was jalan pengganti itu ada atau tidak, karena sampai saat ini belum ada kepastian,” tandasnya.

Menurut dia, warga hanya menuntut ada pengganti jalan yang hilang sepanjang kurang lebih 190 meter. 

“Yang penting akses jalan itu ada, kami yang akan membangun selanjutnya, terutama yang di sisi selatan ruas jalan tol,” sambungnya.

Sementara itu, pihak PT Jasamarga Jogja Bawen melalui humasnya Rizky Nugraha tidak memberikan tanggapan apapun ketika yogyapos.com mencoba menghubungi melalui panggilan maupun pesan singkat WhatsApp. (Opo)

 

 


share on: