Yogyapos.com (BANTUL) - Kabupaten Bantul melakukan refleksi tahun ketiga Bantul Bersih Sampah Tahun 2025 (Bantul Bersama) dengan diwarnai pengiriman perdana bahan bakar alternatif/refused derived fuel (RDF), di TPST Argodadi ke PT Solusi Bangun Indonesia di Cilacap, Kamis (10/10/2024).
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, dalam sambutannya megatakan, tujuan ini untuk meninjau kembali tentang pengolahan sampah yang telah dilakukan Bantul. Meliputi kebikjakan pegeloaan sampah oleh TP PKK Bantul, bimbingan pengolahan samapah rumah tangga, upaya optimalisasinya membangu sejumlah TPST di sesa, salah satunya di Modalan Banguntapan.
“Bank sampah di Bantul kini sudah menjadi 554 unit. Mengolah 2 ton sampah per hari juga terwujud. Pengolahan sampah ini merupakan tantangan tanpa harus ke TPST Piyungan,” katanya.
Kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan eduskasi pengolahan sampah di tingkat kalurahan yang akan didukung dengan penamabahan sarana prasarana.
Selain itu juga dilakukan pemberian sertifikat dan uang pembinaan kepada pengelola sampah terbaik ke pada enam TP PKK yaitu Caturharjo, Banguntapan, Mulyodadi, Winirejo, Tirtosari dan Argodadi, serta kepada 14 sekolah mandiri pengelolaan sampah.
Sementara itu, Dirut PT Solusi Bangun Indonesia, Asri Muhtar, mengungkapkan pihak mengucapkan selamat “Dengan adanya pengiriman bahan bakar alternatif ini dapat sebagai solusi positif. Juga untuk mendukung adanya industri stratgis dalam pelengelolaan limbah ramah lingkungan, sekaligus untuk mendukung agenda Bantul bersih sampah tahun 2025,” tuturnya.
Pada kesempatan sama PJS Bupati Bantul, Adi Bayu Kristanto, menyatakan
Dengan adanya pengiriman bahan bakar alternatif ini meningkatkan Gerakan pengelolaan sampah dan siap menghadapi masa ‘darurat sampah’. (Spd)
