UGM Kembangkan Bambu untuk Bahan Biochar

share on:
Contoh wajan pengolahan bahan biochar | YP/Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Fakultas Pertanian UGM membentuk konsorsium dengan Universitas Syah Kuala, Universitas Andalas, Universitas Udayana dan Universitas Gent, Belgia melaksanakan penelitian bersama untuk pemanfaatan bambu sebagai bahan bahan baku biochar.  Seperti diketahui, biochar adalah bahan arang aktif yang diguankan sebagai pembenah tanah untuk mengurangi pencemaran lingkungan pertanian dan potensial menjaga kesuburuan tanah.

Kerjasama penelitian selama 3 tahun dimulais tahun ini The Flemish Interuniversity Council Belgium dengan Promotor Prof Stefaan De Neve dari Universitas Gent, Belgia, dan Dr. Benito Heru Purwanto dari Fakultas Pertanian UGM.

Heru Purwanto mengatakan kegiatan penelitian ini sudah dimualaui sejak november tahun lalu dengan mengundang perwakilan penlitian dari lima pergutauan tinggi. Selanjutnya pada pertangahan Mnafer klakluy duilajkukan doskui dan workshop serta kunjungan lapangan ke lokasi desa bibnaan Fakultas pertanian UGM di desa Sidorejo, Ngablk, Magelang. “Di sela acara kita melaksanakan diskusi dengabn dihadiri internal Tim Project  dan beberapa mahasiswa S3 yang sedang melaksanakan kegiatan penelitian biochar di UGM,” kata Heru dalam rilisnya, Jumat (22/3/2019).

Meski baru penelitian awal, kata Heru, penelitian ini menggandeng para peneliti biochar dari balai penelitian yang ada di Indonesia seperti menghadirkan pakar biochar dari Balai Penelitian Tanah Bogor dan Balai Penelitian Tanaman Rawa Kalsel, “Kita juga mengundang para kelompok tani untuk melakukan praktek pembuatan biochar yang ditargetkan sebagai penerima manfaat hasil penelitian ini,” katanya.(Oto)


share on: