Ziarah Menyongsong HUT ke-79 TNI Dipimpin Gubernur AAU, Dihadiri Danrem 072/Pmk

share on:
Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda Dr Ir Purwoko Aji Prabowo MM MDS pimpin upacara ziarah jelang HUT ke79 TNI di TMP Kusumanegara, Sabtu (28/9/2024) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-79 Tentara Nasional Indonesia, jajaran TNI DIY melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusumanegara dipimpin Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda Dr Ir Purwoko Aji Prabowo MM MDS, Sabtu (28/9/2024).

Turun hadir dalam ziarah yang diawali upacara tersebut antara lain Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Zainul Bahar SH MSi, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcabrem 072 PD IV Diponegoro Ny Kemala Sari, Kasrem Kolonel Inf Dec Jerry Manungkali SIP, Irwasda Polda DIY Kombespol Ady Wibowo, Para Kasi Korem 072/Pmk, Dan/Kasatdisjan Rem 072/Pmk, Dan/Kasatdisjan AAU, Dan/Kasatdisjan AAL, Kabagops Binda DIY, Keluarga Panglima Besar Jenderal Soedirman dan tamu undangan lainnya.

Ziarah dilaksanakan selain sebagai bagian dari perayaan HUT TNI ke-79, namun lebih dari pada itu kegiatan ini juga ditujukan untuk mengingat sekaligus mengenang perjuangan para Pahlawan demi menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selaku pimpinan ziarah Gubernur AAU Marsda TNI Dr Ir Purwoko Aji Prabowo MM MDS memimpin penghormatan kepada arwah Pahlawan, mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga di Tugu Taman Makam Pahlawan. 

Kegiatan ziarah rombongan diakhiri dengan acara doa bersama kemudian dilanjutkan tabur bunga di Makam Panglima Besar Jenderal dan ke pusara makam Pahlawan lainnya diikuti oleh para peserta ziarah lainnya.

Disela-sela tabur bunga, Danrem 072/Pamungkas mengatakan ziarah yang dilaksanakan selain sebagai bagian dari perayaan HUT TNI ke-79, namun lebih dari pada itu adalah untuk mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan khususnya TNI yang telah gugur karena tugas negara, sekaligus mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur bagi kepentingan negara Indonesia.

“Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah perjuangan para pahlawan pendahulu yang berjuang berkorban demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Danrem. (*)

 


share on: