Yogyapos.com (BANTUL) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) tentang Sadar Lalu Lintas Usia Dini Untuk Keselamatan atau Salud Tenan tahun 2025 kepada sekitar 50 guru Taman Kanak Kanak (TK), di Timbulharjo Sewon Kabupaten ini, Rabu (24/9/2025).
Menurut Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, Salud Tenan adalah salah satu hasil inovasi kreatif guna edukasi kesadaran taat lalu-lintas sejak masih usia dini.
BACA JUGA: Elemen Pertanian Tirtoadi Sleman Gelar 'Wiwit Angler' Gerakkan Ketahanan Pangan
"Guna mengefektifkan tujuan itu, kami mengadakan bimtek ini agar para guru mengedukasi kepada para siswa siswinya,” katanya.
Bimtek dibuka oleh Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta, menghadirkan narasumber diantaranya Bunda PAUD Kabupaten Bantul Hj Emi Masruroh, Kasat Lantas Polres Bantul AKP Angga Putra W dan Kabid Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo.
Aris Suharyanta mengatakan saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dishub Bantul jumlah kecelakaan lalu lintas di Bantul masih tinggi. Disisi lain banyak rambu lalu lintas yang justru dicoret coret oleh anak-anak dan remaja.
"Untuk mencegah itu maka perlu dilakukan sosialisasi, edukasi tertib lalulintas sejak usia dini agar nantinya mereka menjadi orang yang tertib berlalu lintas,” tandas Aris.
Sedangkan Emi Masruroh, mengungkapkan pendidikan tertib lalu lintas seyogianya diberikan secara benar sejak masih usia dini.
BACA JUGA: Seorang Pria Peraba Paha Perempuan Masih Diperiksa Polisi
"Ini agar tidak terjadi salah pengertian pada diri anak. Guru diharapkan mampu memberikan Pendidikan tentang hal tersebut,” kata Emi.
Pada kesempatan sama, Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Angga Putra W menyampaikan bimtek seperti ini diperlukan sebagai upaya terciptanya tertib lalu lintas.
"Harapan kami anak- anak dicegah untuk mengendarai sepeda motor ataupun mengemudi mobil karena belum memenuhi syarat untuk melakukan itu,” ungkap Angga. (Spd)
