Buntut Peretasan Website, PN Sleman Telah Menginformasikan ke Kepolisian

share on:
Wakil Ketua PN Sleman Aminudin (kiri) didampingi Juru Bicara Cahyono, Selasa (26/9/2023) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Buntut peretasan website,  Pengadilan Negeri (PN) Sleman berencana akan membawa kasus ini ke ranah hukum, sejauh ini telah dilakukan pengumpulan alat bukti dan pemberitahuan atas insiden kepada pihak kepolisian.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara PN Sleman, Cahyono SH kepada yogyapos.com, Selasa (26/9/2023) pagi di kantornya.“Laporan resmi-nya belum, baru Ibu Ketua (PN Sleman) sudah WA pemberitahuan kepada kepolisian bahwa ada peretasan,” kata Cahyono.

BACA JUGA: Terdakwa Asusila terhadap 17 Anak Bawah Umur Resmi Ajukan Banding, Ini Alasannya

Diungkapkan, PN Sleman saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap terduga pelaku hecker yang sempat menawarkan slot judi online melalui web resmi milik PN Sleman.

“Kalau kita melaporkan nanti bisa ke Polda DIY atau Mahkamah Agung untuk berusaha melacak, termasuk identitas dan posisinya dimana, kita jelas dirugikan, namun terkait data-data tidak ada yang hilang,” beber dia.

BACA JUGA: Tim Pengacara Nyatakan Jujur Santoso Orang Jujur, Mohon Dibebaskan

Personel IT PN Sleman yang berjumlah 3 orang terus melakukan perbaikan serta pemulihan sistem keamanan guna menutup celah-celah yang berhasil disusupi peretas.

“Tim IT internal akan berkoordinasi dengan tim IT lainnya, hari ini (web) sepertinya sudah normal karena banyak pelayanan yang harus dilakukan yang setiap hari web ini diakses oleh ratusan pengunjung,” sebutnya.

Sementara, Wakil Ketua PN Sleman Aminudin SH MH memastikan bahwa situs Pengadilan Negeri Sleman saat ini dalam kondisi aman dan harus melaporkan insiden ini ke Pengadilan Tinggi DIY.

BACA JUGA: Presiden Ajak Insan Pers Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik

“Sekarang kami proteksi terus, setiap pagi, siang dan sore, jika nanti terdeteksi pelakunya kami akan melaporkan (ke Kepolisian),” kata Aminudin.

Sebelumnya, kejadian peretasan yang sempat viral di media sosial ini diketahui pada Senin 25 September 2023 saat jam istirahat siang sekira pukul 12.30 WIB, web milik lembaga peradilan ini disusupi link slot judi online sehingga pengunjung sempat diarahkan ke dalam situs perjudian tersebut. (Opo)

 

 

 

 

 


share on: