Debat Putaran Ketiga, Semua Paslon Bupati Bantul Janjikan Pelayanan Terbaik

share on:
Suasana debat putaran ketiga Paaslon Bupati-Wakil Bupati Bantul, Jumat (15/11/2024) malam || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Semua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pikada 2024 yaitu Untoro Hariadi - Wahyudi Anggoro Hadi (Paslon nomor urut 1), H Abdul Halim Muslih - Aris Suharyanta (nomor urut 2) dan Joko Purnomo - Rony Wijaya Indra Gunawan (nomor urut 3) masing-masing menjadikan akan memberikan terbaik kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh ketiga paslon pada debat putaran ketiga calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Tema debat ‘Reformasi Birokrasi Berintegritas Menuju Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan bagi Masyarakat Kabupaten Bantul’, berlangsung di TVRI Yogyakarta, Jumat (15/11/2024) malam.

“Ini salah satu tahapan dalam Pilkada untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul periode 2024/2029,” demikian Ketua KPU Bantul, Joko Santoso dalam pengantar dan sambuatanya.

“Program kerja Paslon nomor urut 1 yaitu meningkatkan pelayanan satu desa satu perawat, satu rumah satu sarjana, satu desa satu klinik konsultasi,” kata Untoro Hariadi dan Wahyudi.

Sedangkan, Halim dan Aris menyatakan, pengembangan SDM yang kreatif, pemasangan CCTV dan WiFi setiap desa diadakan.

Sedangkan Joko Purnomo dan Rony menyampaikan programnya yaitu diantaranya masyarakat dapat mengusulkan pembagunan dan Pemkab Bantul akan merealisasikanya. Semua RT dan dusun diberikan dana intensif. Pemberdayaan para kaum rois dan guru ngaji diadakan. Selain itu akan diadakan angkringan geratis di maal ubtuk palayanan sosial bagi masyarakat.

Sementara itu sub tema yang dilontarkan dan dijawab oleh ketiga paslon yaitu tentang mengatasi dan mengantisipasi adanya bunuh diri yang selama tahun 2024 jumlahnya cukup banyak (belasan).

Paslon nomor urut 3 dalam menjawab pertanyaan itu, solusinya peningkatan SDM PNS. Pihaknya akan memberikan kesempatan studi lanjutan dan pelatihan disesuaikan kemampuan yangnada. Alasanya karena PNS adalah mitra Bupati dan Wakil Bupati dalam memberikan layanan yang baik.

Sedangkan Untoro dan Wahyudi dalam menjawab apanya upaya mengantisipasi kebakaran dan lainya, maka pihaknya akan dilakukan pengawasan yang ketat.

Sedangkan paslon Joko dan Rony berkomitmen tak ada jual beli jabatan dan menempatkan para pimpinan OPD berdasarkan kompetensi. Sedangkan Halim menyayataian, penempatan para jabatan akan pipergunakan berdasarkan kopetensi yang ada. Sedangkan Untoro menyatakan, pengelolaan digital sistem informasi harus secara jujur agar data, alat dan SDM jumbuh.

Sedangkan Joko, akses dan sistem aplikasi dibuat mudah agar mudah diakses masyarakat.

Debat kali ini juga dihadiri oleh Forkompinda Bantul Pjs Bupati Adi Bayu Kristanto, dari Kodim, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri. Selain itu juga diikuti oleh 30 orang pendukung untuk setiap paslon. (Spd)

 


share on: