Yogyapos.com (SLEMAN) - Forum Komunikasi Ormas Yogyakarta Bersatu (FKOYB) mengutuk keras dan menyayangkan insiden kekerasan yang terjadi wilayah Kota Yogyakarta. Mereka meminta aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas.
“Kami mensikapi situasi Yogya yang sekarang ini sedang terjadi, bagaimana kekerasan terus terulang dan itu dipicu oleh miras,” ujar Ketua Front Masyarakat Madani (FMM) Waljito SH disela acara pembacaan pernyataan di Warung Bakmi Kopyor Rejondani Sleman, Sabtu (26/10/2024).
Pihaknya mendesak unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah DIY, sesuai kewenangan untuk mengatasi kekerasan dan masifnya peredaran minuman keras (miras) melalui regulasi dan langkah nyata, sebab peredaran miras di DIY sudah dalam tahap tidak terkendali yang merusak moral dan mental masyarakat.
Koordinator FKOYB, Gogon || YP-Eko Purwono
“Kami mendesak kepada Pemerintah Daerah, Kepolisian untuk bisa mengurangi terjadinya kekerasan, bagaimana miras itu bisa memicu kekerasan, maka aturan atau regulasi harus dipertegas dan benar-benar baik,” desaknya.
Dia menandaskan, siapapun yang tinggal di wilayah Yogyakarta seharusnya bisa menjunjung tinggi budaya lokal Jogja.
“Jangan bikin ribut di Yogya, kalau itu terus terjadi maka kami akan lawan,” tegasnya.
FKOYB, jelasnya, terdiri sejumlah ormas non-partisan yang berjumlah sekitar 25 ormas, sementara ormas yang lain menyatakan akan bergabung. Semua sepakat dan mendesak kepolisian menangkap seluruh pelaku penusukan di Jalan Parangtritis Kota Yogya.
“Kami nanti akan all-out, kita akan memberikan dukungan moril kepada Kepolisian dalam rangka penegakan hukum, menuntut semua pelaku ditangkap dan kita menuntut manajemen peredaran miras diperketat,” sambungnya.
Koordinasi FKOYB menyikapi insiden kekerasan yang terjadi wilayah Kota Yogyakarta || YP-Eko Purwono
Koordinator FKOYB, Gogon menyatakan bahwa gabungan ormas Yogya berkomitmen untuk mewujudkan kondusifitas wilayah khususnya di DIY, sesuai slogan daerah istimewa yakni aman dan nyaman.
“Terkait kejadian (penusukan) di Jalan Parangtritis Jogja kita akan memantau perkembangan penanganan oleh penegak hukum, sehingga jika nanti tidak ada pergerakan atau penangkapan selanjutnya, kami akan berusaha untuk membantu sesuai kewenangan kami,” ujar Gogon. (Opo)
Berikut Isi Pernyataan Sikap FKOYB:
Dalam rangka menyikapi kekerasan oleh suatu kelompok yang menyebabkan keamanan dan kenyamanan Yogya terusik, maka kami dari Forum Komunikasi Ormas Yogyakarta Bersatu (FKOYB) menyatakan:
1. Mengutuk keras dan menyayangkan terjadinya keributan dan terjadi tindakan kekerasan yang terjadi wilayah Yogya yang berpotensi konflik di daerah Yogya.
2. Meminta kepada aparat kepolisian POLDA DIY untuk mengusut tuntas menangkap seluruh pelaku tanpa kecuali yang terlibat pada peristiwa tersebut, dan kami akan mengawal sampai dengan proses hukum terhadap para pelaku.
3. Mendesak aparat yang berwenang untuk mengawasi peredaran miras yang sudah terbuka dan bebas beredar di masyarakat Yogya.
4. FKOYB siap bersenergi dengan kepolisian,TNI dan Pemerintah daerah DIY dalam upaya menciptakan Yogyakarta yang tentram, nyaman, aman dan damai.
Kami FKOYB mengajak kepada seluruh kelompok masyarakat baik masyarakat asli maupun pendatang untuk bertanggung dalam menjaga keamanan dan kenyaman Yogyakarta.
Demikian sikap pernyataan kami mudah-mudahan peristiwa ini tidak terulang lagi,sehingga suasana Yogya tetap aman, nyaman, tertib dan damai, Yogya Tetap Istimewa{}
