Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap Bantul Nata dan Tahun Baru tanpa petasan. Selain itu tidak ada kampanye terbuka yang bersifat pengerahan massa Pemilu 2024.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak membunyikan petasan dan mengadakan kampanye terbuka pada Nataru,” kata Abdul Halim Muslih saat jumpa pers persiapan layanan Pemkab Bantul untuk Nataru, Kamis (21/12/2023).
BACA JUGA: Sampai Kini, Kejari Sleman Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Bupati mengingatkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, petasan membahayakan bagi manusia bahkan sisa-sisa ledakannya juga membuat kotor lingkungan. Hal itu sebagaimana yang terjadi di JJLS pada Bulan Puasa tahun lalu.
Sedangakan dalam konteks proses Pemilu 2024, kampanye dialogis diperbolehkan. Namun kampanye yang beesifat terbuka dan pengerahan massa diharapkan tidak terjadi.
BACA JUGA: Anies Baswedan: Dukungan Pak Jusuf Kalla Merupakan Kehormatan yang Besar
Sekalipun kembang api diperbolehkan, akan tetapi jika dinilai dapat membahayakan bagi keselamatan jiwa dan lingkungan dimungkinkan petugas Sat Pol PP, Polri dan TNI juga akan melarangnya . Imbauan seperti itu tujuannya untuk mengupayakan agar Nataru di Bantul berlangsung aman, tertib dan nyaman.
Tentang untuk upayabmemberikan kenyamanan kepada wisatawan, maka warga Bantul diharapkan menjadi tuan rumah yang baik dan ramah. (Spd)
