Para Lurah di Bantul Peroleh Pencerahan Anti Korupsi

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Memperingati Hari Anti Korupsi Dunia 2023, para lurah di Kabupaten Bantul memperoleh pencerahan dan bimbingan anti korupsi dari nara sumber Mario Damaryanti F SE AK MACC (BPKP Perwakilan DIY) dan Bunda Shinta SPd MSi MA, di Pendapa Parasamya Pemkab Bantul, Kamis (14/12/2023). 

BACA JUGA: Catatan Debat Capres 2024: Ganjar Ragu, Prabowo Normatif, Anies Membawa Harapan

“Bentuk dan tindakan para aparatur kalurahan yang dapat dikategorikan korupsi banyak macamnya,” kata Mario Damaryanti.

Mario menegaskan, modus kerupsi diantaranya menggunakan keuangan kalurahan tidak sesuai dengan rencana pembangunan atau menggelembungkan ataupun memotong dana untuk pribadi atau kelompok.

Biasanya, bentuknya dana keuangan dipergunakan terbih dahulu untuk keperluan pribadi. Menggunakannya untuk studi banding, namun dalam laporanya dituliskan enam orang, padahal faktanya yang berangkat hanya 2 orang.

BACA JUGA: Soal Debat Capres, GJL Nilai Ganjar Tegas dan Humanis

“Cara-cara seperti harus dihindari. Tujuannya agar terbebas dari korupsi atau dapat berintegritas,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda Shinta SPd MSi MA, memaparkan, agar para lurah dapat berintegritas, kuncinya ada pada peserta.

“Sebaik apapun makalah atau materi yang diberikan oleh nara sumber, tidak akan efektif, jika para pesertanya tidak berniat untuk mengetahui dan melaksanakanya,” kata  Bunda Shinta.

Pada kesempatan sama, Lurah Canden Jetis, Beja WTP SH MH, menyatakan menyambut positif diadakannya kegiatan ini.

BACA JUGA: Bupati Bantul: Jadikan Perolehan Prestasi Sebagai Budaya

“Saya menilai ini menjadikan para lurah bertambah wawasan dan akan berintegritas,” kata Beja.Dikatakan, meskipun latar belakang para lurah bermacam-macam dan tidak memiliki wawasan di bidang hukum, namun melalui acara ini menjadikan mereka bertambah wawasan. (Spd)


share on: