Yogyapos.com (BANTUL) - Polres Bantul menghimbau masyarakat tidak menyalakan petasan saat pergantian tahun karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami ingatkan jangan menyalakan petasan, karena ini berbahaya,” kata Kapolres Bantul, AKBP Michail R Risakoota SH SIK didampingi Kasi Humas, Iptu I Nengah Jeffr, Sabtu (30/12/2023).
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Tertibkan 1.395 APK yang Melanggar Ketentuan
Selain itu, lanjut Jeffry, masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan kembang api saat pergantian tahun secara berlebihan yang mengancam keselamatan jiwa karena berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kami ingatkan kembang api tidak digunakan apalagi berlebihan, karena ini berbahaya,” ujarnya.
BACA JUGA: Gangguan Kamtibmas di Bantul Mengalami Penurunan, Penyelasaian Kasus Mencapai 96 Persen
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun. Hal itu demi menja1ga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam menyambut tahun baru 2024.
“Yang perlu kami imbau dalam hal ini, tentu bersama-sama kita menjaga situasi kamtibmas dengan baik dan juga karena ruas jalan adanya car free night, juga tidak untuk dilakukan konvoi atau arak-arakan ya,” tandasnya.
Jeleffry mepenambahkan, konvoi akan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya, serta berpotensi menimbulkan gesekan yang berujung konflik antar warga.
“Jaga kondusivitas malam pergantian tahun, tidak konvoi hindari perbuatan-perbuatan yang memang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat,” imbaunya.
Disisi lain, Jeffry mengingatkan pada warga Bantul, agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggal merayakan malam pergantian tahun.
BACA JUGA: Lurah Caturtunggal Divonis 8 Tahun, Advokat Layung Mengkritisi Perbedaan Kerugian Negara
“Kita mengingatkan kepada masyarakat, bahwa rawan terjadinya pencurian di rumah kosong. Untuk itu warga sebaiknya mengecek kembali kondisi keamanan rumah tersebut,” ujarnya.
Diperkirakan, banyak warga yang merayakan malam tahun baru di luar rumah. Untuk itu, masyarakat diimbau agar menggelar kegiatan di daerahnya sendiri untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. (Spd)
